Capaian Vaksinasi Covid-19 di Lambar 22,59 Persen, Pesbar Baru 10,87 Persen

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Capaian vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat telah mencapai sebesar 22,59% sementara untuk Kabupaten Pesisir Barat baru 10,87%, hal tersebut disampaikan Kapolres Lambar AKBP Hadi Saepul Rahman, SIK., pada Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan vaksinasi Covid-19 yang dihadiri Pemkab Lambar dan Pesbar, Sabtu (9/10). 

Rakor tersebut dihadiri Direktur Pamobvit Polda Lampung AKBP Joko Bintoro S.Ik., jajaran Pemkab Lambar, Pesbar, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia PPNI, Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Bacaan Lainnya

Kapolres Lambar Hadi Saepul Rahman memaparkan mengenai perkembangan Covid-19 di Lambar dan Pesbar, Ia menerangkan ketersediaan stok jumlah sisa vaksin di Provinsi Lampung sebanyak 29.780 dosis dengan rincian Dinkes dan Puskesmas Lambar 17.298 dosis, Dinkes dan Puskesmas Pesibar 3.842 dosis, jajaran Polres Lambar 3.068 dosis dan Kodim 0422/LB (TNI) 5.572 dosis.

“Sebagai langkah tindak lanjut untuk mencapai target vaksinasi 25% di dua kabupaten itu yang melibatkan tiga komponen antara Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri dan dibantu organisasi lainnya, Kapolres Lambar menetapkan target vaksinasi harian dengan jumlah dosis yang akan dicapai dalam waktu 72 hari mulai 8 Oktober – 31 Desember untuk Kabupaten Lampung Barat sebanyak 369.082 dan Kabupaten Pesisir Barat 210.205 jiwa/masyarakat,” ungkapnya. 

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, kata dia, terdapat tiga instansi yang terlibat, dan masing-masing instansi mempunyai target tersendiri, untuk Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dengan target vaksinasi mencapai 60%, TNI 20% dan Polri 20%.

“Rakor ini dalam rangka menyusun strategi di lapangan terkait percepatan vaksinasi dan bukan hanya gimmick belaka. Acara ini bukan hanya gimik kumpul-kumpul saja, tapi dalam rangka menyusun strategi untuk menyampaikan kepada forkopimda dan memberi semangat kepada kita semua agar turut berperan bagaimana teknis di lapangan dalam penanganan Covid-19 ini,” ujarnya. 

Selanjutnya ia meminta seluruh instansi terkait menekankan pentingnya “sense of crisis” atau kepekaan dalam menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi Covid-19.

“Kita harus mempunyai perasaan yang sama, sense of crisis, kata Pak Jokowi, pemikiran yang sama dan tindakan yang sama. Kemudian kita jangan terkotak-kotak antara Pemkab, TNI maupun Polri. Kita harus kerjasama, kita laksanakan kolaborasi,” imbuhnya. 

Sementara itu, menanggapi laporan yang disampaikan Kapolres Lambar, Kepala Dinas Kominfo Lambar Padang Priyo Utomo, dalam percepatan penanganan Covid-19, pihaknya telah membentuk tim kreatif dalam melakukan penyebarluasan informasi dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial.

“Kami memang dari pertama pandemi sudah melakukan upaya edukasi dengan membentuk tim kreatif untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Padang. 

Kemudian dalam tanggapannya, Kepala Dinas PMP, Ir. Noviardi Kuswan, akan mengawal dan melakukan gerilya vaksinasi dengan memerintahkan seluruh peratin/lurah yang ada di 131 Pekon dan 5 Kelurahan yang ada di Lampung Barat untuk mempercepat proses target vaksinasi. 

“Saya akan melakukan gerilya vaksinasi seperti apa yang disampaikan Pak Kapolres tadi, dan mengawal seluruh peratin secara langsung untuk mencapai target dalam vaksinasi,” pungkasnya. (nop/mlo)

Pos terkait