Catatkan Sejarah Baru, Putra Daerah Jadi Camat BNS

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Suryanto, S.Pd., mencatatkan sejarah baru sebagai camat pertama untuk Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), yang merupakan putra daerah setempat. Selama ini camat untuk BNS bahkan untuk Camat Suoh yang merupakan kecamatan induk dari BNS, adalah pejabat-pejabat dari luar.

Selain menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat, bahwa sudah ada camat yang merupakan penduduk asli dan bertempat tinggal di kecamatan itu, amanah tersebut merupakan tantangan bagaimana mewujudkan daerah setempat keluar dari predikat tertinggal, serta mensukseskan program-program bupati dalam rangka mewujudan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

Bacaan Lainnya



Suryanto, yang pertama kali masuk Suoh pada tahun 1988 silam, dengan tugas yang diberikan Negara sebagai tenaga pendidik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) mengaku bahwa ia siap untuk melaksanakan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

”Tentu ini adalah tantangan bagi saya, bagaimana mensukseskan program pimpinan, apalagi  ini baru pertama kalinya putra asli BNS yang diberi amanah untuk membina penyelenggaraan pemerintahan pekon, seperti melakukan pembinaan, dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan pekon, kemudian memberikan bimbingan, supervisi, fasilitasi, dan konsultasi pelaksanaan administrasi pekon,” ungkap Suryanto.

Suryanto yang juga sempat menjabat kepala sekolah pada tahun 1999,  kemudian menjadi pengawas sekolah, dan diperbantukan menjadi Kasi Pendidikan Kecamatan Suoh (sebelum pemekaran) dan menjadi salah satu pencetus pemekaran BNS tersebut mengaku, bahwa apapun yang akan ia perbuat untuk BNS akan sulit dilaksanakan tanpa adanya kerjasama dari semua pihak.

”Karena itu, yang pertama kali adalah saya akan membangun kerjasama dengan semua pihak, mulai dari Uspika, para peratin dan aparat pekon, kemudian masyarakat, karena itu adalah salah satu kunci,” ujar Suryanto, yang jugas sempat menjabat delapan tahun sebagai Kepala UPT Pendidikan selama delapan tahun dan satu tahun sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) hingga dilantik pada Senin (9/9) sebagai Camat BNS tersebut.

Disinggung soal tantangan berat terhadap kondisi georafis dan kondisi infrastruktur khususnya jalan penghubung antar pekon yang sebagian masih belum memadai, Suryanto menyebut, sebagai putra yang menetap di wilayah itu, ia mengetahui persis terkait kondisi wilayah yang ia pimpin.

”Kalau saya tidak kaget, wong saya tinggal disini jadi saya tahu semua wilayah yang saya pimpin. Terkait dengan kondisi geografis dan kondisi jalan, ini bagaimana kedepannya saya turut memberikan masukan-masukan kepada para peratin dalam pengelolaan dana desa,  mulai dari perencanaan pembangunan di pekon, untuk lebih memprioritaskan infratruktur, dan betul-betul memanfaatkan dana desa yag ada sesuai dengan petunjuk yang ada,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait