Cegah Covid-19, Pekon Tigajaya Perketat Penjagaan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – 3000 Alat Pelindung Diri (APD) masker disebarkan Aparatur Pemerintahan Pekon Tigajaya, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat bersama relawan penanganan Covid-19 secara gratis untuk warga.

Seperti yang lainnya pembagian masker tersebut sebagai langkah dalam menekan dan menghindarkan warga dari penularan virus corona yang saat ini tengah melanda semua negara.

Bacaan Lainnya



Selain pembagian masker, pekon itu menerapkan buka tutup pintu masuk pekon, artinya semua kendaraan yang hendak masuk harus melalui pemeriksaan seperti pemeriksaan suhu tubuh menggunakan alat medis, maupun penyemprotan desinfektan untuk kendaraan. 

Bahkan ada beberapa kategori kenderaan dilarang masuk saat ini seperti pekerjaan pembawa pupuk kandang yang selama ini hilir mudik memenuhi kebutuhan pertanian dan perkebunan di pekon tersebut.

“Kami memilih selektif dan menjaga masyarakat luar yang ada kepentingan, karena kita semua tidak tahu kondisi kesehatan para pendatang, dan mungkin tidak terpapar dimanusiannya menempel di kendaraan atau barang yang dibawa. Karena itu beberapa kendaraan seperti yang angkut pupuk kandang lagi kami stop. Hanya kendaraan pembawa sembako yang bisa masuk kapan saja,” tegas Peratin Prayetno.

Selain upaya-upaya tersebut, pihak pekon juga rutin melakukan penyemprotan cairan desinfektan di tempat umum, sosial dan pemukiman.

“Sudah jadi arahan tegas Pak Bupati Parosil Mabsus agar kita semua siaga dalam mencegah penyebaran virus corona ini, karena itu selain langkah antisipasi yang telah dilakukan juga perlunya, kesadaran tinggi dari kita semua untuk mentaati anjuran pemerintah, rajin cuci tangan, jaga jarak, penerapan Hidup Sehat dan menggunakan masker atau Gerakan Masyarakat Pakai Masker (Gemar-PM), untuk kesehatan kita semua, Kabupaten Lambar,” ujarnya.

Sementara Anggota LHP Pekon Tigajaya Indra Gunawan, atas nama warga Pekon Tigajaya menyampaikan terima kasih atas tindakan siaga yang diterapkan pemerintah pekon. Hal itu memang suatu kewajiban untuk menjaga Pekon tersebut.

“Terima Kasih kepada Pak Peratin yang telah berupaya maksimal dalam antisipasi Covid-19 ini, semoga virus ini segera berlalu,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait