Cegah Covid-19, Puskesmas Terus Lakukan Screening 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Upaya pencegahan dini terhadap Corona Virus Desease (Covid-19) terus dilakukan oleh UPT Puskesmas Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat. Salah satunya, dengan melakukan screening terhadap warga yang baru kembali usai berkunjung keluar luar daerah.

Hingga kini, tercatat 70 orang lebih telah dilakukan screening, namun dalam upaya pencegahan itu tidak ditemukan demam tinggi atau suhu tubuh diatas 38 derajat celcius sebagai salah satu penanda terinfeksi virus.

Bacaan Lainnya



Kepala UPT Puskesmas Buaynyerupa, Sardi S..K.M.,mengatakan  Screening tersebut berupa pengukuran suhu tubuh dan antisipasi awal sehubungan isu virus COVID-19 yang kini tengah mewabah di sejumlah wilayah.

“Kami menggunakan termometer digital untuk mengukur suhu tubuh para warga terutama yang baru pulang dari bepergian keluar daerah, sampai hari ini (kemarin Red) ada 70 orang yang kita screening, dan hasil pengecekan tidak ditemukan demam tinggi sebagai salah satu penanda terinfeksi virus,” imbuhnya.  

Ia menerangkan, pemeriksaan suhu tubuh melalui screening, merupakan salah satu upaya preventif dan antisipatif. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan panik, serta menekankan, untuk menjalankan perilaku hidup sehat (PHBS) dan mengikuti SOP pencegahan yang sudah disampaikan pemerintah.

“Kami menghimbau masyarakat dapat mencuci tangan dengan sempurna, hindari menyentuh bagian wajah, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan serta memproteksi diri saat berada di lokasi keramaian. Utamakan PHBS yang lebih penting,” pintanya. 

Disamping itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi, namun bukan dengan aktivitas pengumpulan masyarakat, melainkan melalui peran bidan desa dan aparat pekon di tingkat pemangku agar dapat menyampaikan informasi tentang pencegahan Covid -19 ketika bertemu masyarakat.

“Upaya pencegahan lain juga kita lakukan penyediaan hand sanitizer dan sabun cuci tangan lainnya, kepada seluruh pengunjung puskesmas sebelum maupun sesudah masuk gedung puskesmas. Selanjutnya memisahkan tempat duduk di ruang tunggu untuk pasien yang menderita batuk dan flu menyerupai gejala virus corona,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait