Cegah Covid-19, Staf dan Pegawai Bappeda Beri Bantuan APD Untuk Petugas Kesehatan

  • Whatsapp
foto ozy/mlo

Medialampung.co.id – Staf dan pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), memberikan bantuan alat pengaman diri (APD) petugas kesehatan kepada pemerintah daerah.

Plt Kepala Bappeda Lampura, Syahrizal Adhar mewakil staf dan pegawai disana mengatakan, kegiatan itu murni berasal dari inisiatif dan keinginan jajarannya dalam membantu pemerintah menangani penyebaran pandemi wabah covid-19.

Bacaan Lainnya



Khususnya mereka petugas kesehatan berada di pusat kesehatan masyarakat dan gugus tugas yang selama ini, mengalami kekurangan perlengkapan dalam penanganan kasus sedang mewabah itu di nusantara.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami, staf dan jajaran Bappeda membantu pemerintah dalam pencegahan lebih masif wabah corona. Khususnya mereka petugas kesehatan berada di puskesmas, karena apa? Selain minim alat pengaman diri, juga rentan karena berada langsung di tengah-tengah masyarakat, “kata Syahrizal di sela-sela penyerahan secara simbolis di beberapa puskesmas yang menjadi target penerima bantuan, “Kamis (16/4).

Ia juga menjawab, kegamangan sejumlah petugas akan minimnya APD tersedia di puskesmas, padahal mereka adalah garda terdepan dalam penanganan pasien terdapat atau mengarah kepada covid-19. Sehingga menambah motivasi mereka dalam memberikan pelayanan prima di tingkat kecamatan disana.

“Ini sebagai bentuk kepedulian, bukan dari gaji atau kegiatan lain sifatnya di kerjaan. Tapi ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan dihadapi pemerintah daerah,” terangnya.

Syahrizal menjelaskan APD diberikan itu berupa 99 unit hazmat suit bahannya sesuai rekomendasi kemenkes dan faceshield dibuat secara mandiri staf dan pegawai Bappeda; 500 buah masker kain (non medis).

 “Dengan rincian 20 buah hazmat dan faceshield bagi gugus tugas kabupaten; 14 buah hazmat suit dan face shield serta 50 buah masker kain di Puskesmas Kalibalangan; 25 buah hazmat suit dan face shield serta 50 buah masker kain di Puskesmas Kotabumi II; 15 buah hazmat suit dan face shield serta 50 buah masker kain di Puskesmas Kotabumi I; 15 buah hazmatsuit dan face shield serta 50 buah masker kain di Puskesmas Abung Semuli ; 10 buah hazmat suit dan faceshield di Puskesmas Abung Tinggi dan 300 masker kain kepada masyarakat, “imbuhnya.

Momen tersebut, selanjutnya, tidak akan berhenti sampai disini saja. Akan akan berlanjut secara berkesinambungan kedepannya. Sehingga tidak ada lagi permasalahan APD menjadi kendala petugas kesehatan, khususnya berada di puskesmas dalam penanggulangan wabah yang belum ada penawar maupun vaksinnya itu.

“Mudahan ini akan berkesinambungan, dan apa yang menjadi kendala dihadapi pemerintah daerah dapat teratasi. Kita berdoa saja, semoga wabah ini dapat cepat berlalu di Kabupaten kita cintai ini. Dan kepada masyarakat ikuti arahan pemerintah dan rutin melaksanakan pola hidup sehat dan bersih agar terhindar dari penyakit berasal Provinsi Wuhan, RRT tersebut, “imbuhnya. (ozy/mlo)



Pos terkait