Cegah DBD, Labuhan Mandi Lakukan Fogging

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Selain fokus dalam mencegah penyebatan Coronavirus Disease (Covid-19), seluruh pekon juga harus mencegah serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering terjadi setiap tahunnya di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).

Seperti yang dilaksanakan Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Waykrui, selain melakukan penyemprotan menggunakan desinfektan, pemukiman warga juga dilakukan pengasapan dengan mesin fogging untuk mencegah serangan DBD.

Bacaan Lainnya



Peratin Labuhan Mandi, Husni Thamrin, mengatakan dalam sehari pihaknya melaksanakan dua kegiatan sekaligus yakni melakukan penyemprotan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan pengasapan untuk mencegah serangan DBD.

“Pencegahan penyakit berbahaya itu perlu dilaksanakan, apalagi sekarang ini sedang ada peningkatan serangan DBD di lingkungan rumah warga, bahkan kasus DBD sudah terjadi di sejumlah kecamatan,” kata dia.

Dijelaskannya, meski di Pekon Labuhan Mandi belum ada warga yang terserang DBD, tapi pencegahan dan antisipasi perlu dilakukan, salah satunya dengan melakukan pengasapan untuk membunuh nyamuk penular DBD.

“Sampai sekarang belum ada laporan kalau ada warga terserang DBD, tapi kita harus tetap waspada dan melakukan pencegahan, agar jangan sampai kasus DBD terjadi di Pekon Labuhan Mandi ini,” jelasnya.

Menurutnya, dalam melakukan pengasapan menggunakan mesin fogging itu, pihaknya memang telah memiliki dua unit mesin fogging, begitu juga dengan obat yang biasa digunakan untuk melakukan pengasapan.

“Mesin fogging memang kita sudah ada, jadi jika perlu dilakukan pengasapan kita sudah siap, sehingga tidak harus menunggu kegiatan dari Puskesmas terlebih dahulu, karena kasus DBD ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Selain melakukan pencegahan serangan DBD dengan menggunakan mesin fogging, pihaknya berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, dan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk.

“Pengasapan yang kita lakukan hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuknya tidak, jadi untuk membunuh jentik nyamuk masyarakat harus membersihkan lingkungan sekitar terutama yang biasa menjadi sarang nyamuk,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait