Cegah Klaster Baru, Satgas Sekolah-Pekon Sumberalam Bersinergi Jaga KBM Tatap Muka

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bersinergi, itulah kalimat yang diterapkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Pekon Sumberalam, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat, bersama satgas Covid-19 sekolah, seperti SDN 1 Sumberalam, dalam mengaplikasikan instruksi bupati Parosil Mabsus dalam peran mencegah penyebaran dan terjadinya klaster baru dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka terbatas yang diterapkan sejak dua pekan ini. 

Kepala Sekolah SDN 1 Sumberalam Yuda Sutri, S.Pd., mengatakan dalam peran ke sekolah satgas pekon memberikan (mengedukasi) banyak hal tentang penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti pengajaran cara cuci tangan, penggunaan masker, jarak duduk saat dalam kelas dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Sementara hal lain, satgas pekon akan selalu, memantau serta menunggu laporan dari satgas sekolah ketika ada hal, seperti adanya siswa yang mengalami sakit untuk diberikan penanganan, oleh Bidan dan Perawat Desa. Dan upaya-upaya lainnya jika memang kondisi mendesak.

Dan atas peran serta tersebut, Yuda Sutri menyampaikan banyak terimakasih atas peran serta satgas pekon dalam menjaga agar KBM Tatap Muka tetap berjalan dengan baik. 

Terpisah Ketua Satgas Covid-19 Pekon Sumberalam Husain, apa yang menjadi instruksi bupati terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di dalam KBM Tatap Muka, disaat ini itu bagian dari sebuah kewajiban, dalam menjaga dan melindungi baik secara individu, keluarga maupun masyarakat dari Covid-19. 

“Dengan siapa saja, Satgas Covid-19 Pekon Sumberalam akan selalu siap mengedukasikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Dan itu memang sudah dijalankan sejak terjadinya pandemi Covid-19. Khususnya bersama satgas kecamatan,” terangnya. 

Karena itu Husain meminta peran serta orang tua dalam menjaga anak masing-masing juga diutamakan. Karena waktu anak-anak jauh lebih lama dirumah atau diluar sekolah setiap harinya.

“Penjagaan dan pengawasan kepada anak-anak diharapkan bukan hanya di sekolah tapi juga di rumah atau tempat bermain,” imbuhnya. (r1n/mlo)


Pos terkait