Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Libur Nataru, Pemkot Bandarlampung Bakal Terbitkan Perwali

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung memberlakukan pengetatan wilayah dan pembatasan mobilitas meski pemerintah pusat sudah menetapkan Bandarlampung berstatus PPKM Level 1 mulai 7-23 Desember, berdasarkan Instruksi Mendagri No.65/2021.

Pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan terbaru selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sesuai Instruksi Mendagri No.65/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Bacaan Lainnya


Kebijakan ini berlaku mulai 24 Desember 2021-2 Januari 2022. Pemerintah akan melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan di tempat ibadah saat perayaan Natal, pusat perbelanjaan, dan wisata lokal.

Walikota Eva Dwiana mengimbau kepada warga kota Bandarlampung untuk mengurangi kegiatan saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Kita berharap masyarakat untuk mengurangi mobilitas sebentar saja menjelang Natal dan pergantian malam Tahun Baru,” ucap Eva, Senin (13/12).

Menurutnya, walaupun di dalam Instruksi Mendagri tertulis bahwa semua keputusan dilimpahkan kepada kepala-kepala daerah, kabupaten/kota, provinsi masing-masing, Pemkot Bandarlampung tetap menerapkan penyekatan untuk menjaga agar penyebaran varian jenis baru tidak masuk ke Bandarlampung.

Walikota yang juga Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung itu akan menerbitkan peraturan walikota (perwali) untuk mengatur kegiatan masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru selama sepekan.

“Kita akan mengeluarkan Perwali kepada masyarakat tolong dipahami. Jangan sampai seperti kemarin ada lonjakan, kita buat penyekatan selama sepekan ini cara yang terbaik,” terang Walikota Eva Dwiana.

Lanjutnya, Eva Dwiana meminta masyarakat bisa menahan dulu.“Kita juga tidak ingin seperti ini terus,” pungkasnya.


Pos terkait