Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Lampung Sebar 128 Personel Terlatih

  • Whatsapp
Foto MLO

Medialampung.co.id – Polda Lampung melaksanakan upacara apel pagi dan berjemur guna meningkatkan daya tahan tubuh untuk menghindari virus corona (covid-19) di Lapangan Mapolda Lampung, Senin (23/3).

Usai melakukan upacara, Kapolda Lampung Irjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si., didampingi Kepala dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., menyampaikan maklumat dari Mabes Polri dan kesiapan Polda Lampung dalam menangani Covid-19 di daerah tersebut.

Bacaan Lainnya



Kapolda Purwadi menyampaikan tugas dari kepolisian khususnya Polda Lampung, yaitu melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat, melaksanakan tugas pemeliharaan Kamtibmas serta melakukan penegakan hukum.

‘’Menghadapi permasalahan Covid-19 sejalan dengan kebijakan Pak Kapolri, maka diimbau agar maklumat yang sudah disebarluaskan ke seluruh masyarakat tempat-tempat umum dapat dibaca dan ditindaklanjuti,’’ kata dia.

Masalah social distancing, yaitu perilaku untuk membatasi interaksi kepada orang asing atau orang yang bukan komunitas di dalam keluarga dan membatasi dengan jarak tertentu, berlaku juga bukan hanya bidang instansi sosial, pekerjaan tapi dalam ibadah kemudian dalam berolahraga dan juga dalam kegiatan kesenian. 

“Jadi social distancing  ini benar-benar menjadi pegangan dari masyarakat untuk saling menjaga menyikapi Covid-19,” ujarnya.

Berdasarkan data, Lampung saat ini ada 805 Orang Dalam Pemantauan (ODP), kemudian yang positif Covid-19 satu orang dan enam orang dalam pengawasan. 

Terus dia, Lampung masuk urutan 16 provinsi terkait Covid-19, sehingga perlu dilakukan antisipasi sejak dini.

Karena itu, wilayah Lampung khususnya Polda Lampung bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran virus corona, seperti melakukan sosialisasi social distancing kepada masyarakat, sejalan dengan maklumat dari Kapolri untuk menjelaskan situasi yang harus dijalankan. 

Kemudian masyarakat jangan panik dan juga sosial media harus jujur dan hati-hati dalam menyebarkan berita.

Kapolda Lampung sudah menyiapkan peralatan alat pelindung diri untuk membantu masyarakat yang didukung pemda. Terdapat 128 personel Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, menyiapkan 200 baju pelindung diri bagi petugas.

“Kami membagikan sebagian alat pelindung diri kepada rumah sakit untuk meyakinkan bahwa petugas, dokter dan perawat dapat terlindungi dengan baik dalam menjalankan tugasnya. Sebanyak 128 personel Polri sudah dilatih dan akan kita sebar di tempat-tempat penyebaran pokok mereka yang positif Covod-19,” jelasnya. 

 Lalu 128 personel Polri tersebut akan disebar ke polres-polres dengan peralatan pelindung diri termasuk alat penyemprot, mensosialisasikan kepada masyarakat secara terus menerus sesuai kebijakan kapolri, termasuk menghilangkan isu kelangkaan bahan pokok. 

Selanjutnya memonitor semua yang terkait dengan aspek kehidupan agar masyarakat bisa aman dan nyaman dalam rumah dengan mengurangi aktivitas di luar. 

“Biarlah petugas pemerintah daerah, TNI, dan Polri membantu memberikan jaminan kenyamanan kepada masyarakat,” imbuhnya. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., menjelaskan bahwa untuk percepatan penangan pandemik Covid-19 di Lampung, telah terbentuk gugus tugas sesuai arahan dari  Gubernur Hi. Arinal Djunaidi.

“Saya sebagai ketua gugus tugas, kami membuat hotline yang setiap harinya ada 1.000 lebih yang masuk hotline, langsung kita balas karena saya tidak mau ada kesimpangsiuran berita, jadi saya membalasnya agar masyarakat bisa tenang mendapat informasi dengan jelas,” kata Reihana.

“Untuk berita-berita hoax terkait Covid-19, langsung kami serahkan kepada Polda Lampung untuk kemudian dilakukan tindakan lanjutan,” pungkasnya. (ded/mlo)



Pos terkait