Coklit Tiga Kecamatan di Pesbar Belum Capai 100 Persen

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kegiatan pencocokan dan penelitan (coklit) untuk pemutkahiran data pemilih dalam Pilkada serentak 2020, yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesbar hingga Sabtu (8/8) kemarin, masih ada tiga Kecamatan yang belum mencapai 100 persen.

Anggota KPU Pesbar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Marten Efendi, mengatakan pelaksanaan coklit data pemilih itu awalnya ditargetkan pada Sabtu (8/8) telah selesai, mengingat jadwal coklit berakhir hingga 13 Agustus 2020 mendatang. Namun, hingga kini masih ada tiga kecamatan yang belum selesai 100 persen melaksanakan coklit data pemilih.

Bacaan Lainnya



“Tiga Kecamatan yang belum selesai pelaksanaan coklit data pemilih itu yakni kecamatan Pesisir Selatan baru mencapai 91,99 persen, Pesisir Tengah 95,11 persen dan Bangkunat 97,52 persen,” katanya.

Dijelaskannya, secara keseluruhan untuk progress coklit data pemilih di 11 Kecamatan se-Kabupaten Pesbar hingga kini baru mencapai 97,69 persen atau sebanyak 109.407 data pemilih yang telah selesai di coklit dari jumlah total 108.484 data pemilih. Sedangkan, untuk tiga kecamatan yang belum selesai melaksanakan coklit data pemilih itu memang ada beberapa kendala salah satunya kendala geografis dan sebagainya.

“Yang jelas itu semua masih dalam proses, dan kita akan mengupayakan secepatnya selesai 100 persen, sehingga KPU Pesbar bisa langsung mereview dan mengecek jika ada data pemilih yang terlewatkan,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam proses pelaksanaan coklit data pemilih dalam Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Pesbar diharapkan masyarakat tetap berperan aktif. Artinya, jika ada yang belum tercoklit diharapkan bisa secepatnya menghubungi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Panitia Pemilihan Kecamatan di wilayahnya masing-masing. Selain itu juga masyarakat bisa langsung menghubungi KPU Pesbar.

“Sehingga jika ada masyarakat yang melapor segera kita tindaklanjuti. Karena itu peran aktif masyarakat sangat penting dalam pencoklitan data pemilih itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait