Covid-19 di Lambar Bertambah Tiga Kasus

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Hingga Jumat (4/12) terjadi penambahan jumlah tiga orang terkonfirmasi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat, sehingga  saat ini total kasus Covid-19 di Lambar sebanyak 48 kasus, 43 dinyatakan sehat dua diataranya meninggal dunia dan tiga orang sedang menjalani isolasi. 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lambar Paijo, S.K.M, M.Kes., mengungkapkan, penambahan tiga kasus tersebut yakni  Ny S warga Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balikbukit, kemudian Tn AP warga Pekon Way Empulau Ulu dan Ny MPS warga Kelurahan Way Mengaku.

Bacaan Lainnya


Dikatakannya, untuk riwayat ketiga orang tersebut, hanya Tn AP yang pernah bepergian keluar daerah yakni ke Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah menghadiri acara keluarga. Sedangkan Ny MPS dan Ny S tidak pernah kemana-mana namun kemungkinan terpapar dari pasien Covid-19.

“Tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan ketiga nya sudah dilakukan bahkan kita masih terus melakukan penelusuran apabila ada yang pernah kontak dengan mereka,” kata Paijo, Jumat (4/12).

Hasil tracing dari ketiganya, lanjut Paijo, kalau dari Ny MPS dan Ny S tidak ada yang reaktif. Tapi untuk Tracing dari Tn AP ada 4 orang yang reaktif saat dilakukan Rapid Test, tapi tidak dilakukan swab karena sedang isolasi dan tidak bergejala.

Paijo mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi dan mentaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah guna memutus mata rantai pandemi wabah virus corona atau Covid-19 yang berasal dari Wuhan China tersebut.

“Pandemi ini belum berakhir, jadi kita harus tetap waspada dan tidak boleh panik. Contohnya yang terjadi kepada Ny S dan Ny MPS, mereka tidak pernah kemana-mana tapi bisa terpapar, artinya kita tidak pernah tahu dimana virus itu berada,” tegas Paijo.

Sebelumnya Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) saat ini  merawat enam pasien isolasi. Dari seluruh pasien tersebut dua dinyatakan  positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab yang dilakukan. Sementara  hasil swab tiga pasien belum keluar dan satu lainnya merupakan pasien isolasi  baru dan akan dilakukan Swab.

Kabag Tata Usaha Agus Darma Putra, S.P., mendampingi Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, sebelumnya ada lima pasien di isolasi dikarenakan hasil dari Rapid Test reaktif, lalu dilakukan Swab dan  dua  diantaranya hasilnya telah keluar dan dinyatakan positif terpapar Covid, untuk hasil swab tiga pasien lainnya belum keluar, sementara satu pasien isolasi lainnya merupakan pasien baru diterima RSUDAU setempat.

”Iya, totalnya sekarang ada enam pasien isolasi, dua positif  dan tiga lainnya belum keluar hasil Swab, dan ada tambahan satu pasien lagi hari ini, dan akan dilakukan Swab karena hasil Rapid Test yang dilakukan ia juga reaktif  dan menunjukan gejala yang mengarah ke Covid-19,” ungkap Agus. (nop/lus/mlo)




Pos terkait