Covid-19 ‘Menggila’ Ruang Isolasi Tekanan Negatif RSUDAU Penuh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat terus mengalami peningkatan. Ruang isolasi tekanan negatif di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU), yang menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut kini dalam kondisi penuh, sementara ruang isolasi transisi mulai terisi. 

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes., saat dikonfirmasi mengungkapkan, terdapat 12 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang saat ini ditangani di ruang isolasi tekanan negatif, sementara untuk ruang isolasi transisi kini terdapat dua pasien yang tengah menunggu hasil pemeriksaan spesimen swab untuk memastikan terpapar Covid-19 atau tidak. 

Bacaan Lainnya

“Iya, untuk ruang isolasi tekanan negatif itu ada 12 bad (ranjang/tempat tidur) saat ini semuanya ditempati oleh pasien Covid-19. Nah untuk ruang isolasi transisi yang kita siapkan ada delapan bad, sudah terisi dua pasien,” ungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lambar tersebut. 

Menghadapi kemungkinan terburuk yakni semakin meningkatnya pasien Covid-19 termasuk ruang isolasi transisi yang nantinya kemungkinan penuh, menurut pria berkacamata tersebut, pihaknya menyiapkan Gedung Serba Guna (GSG) Ratu Piekulun bahkan kemungkinan ruang lain yang ada di rumah sakit plat merah tersebut untuk menangani pasien terpapar virus yang berasal di Wuhan China tersebut. 

“Sekarang kan kondisi ruang isolasi penuh, kalau nantinya ruang isolasi transisi juga penuh, maka akan kami siapkan ruangan lain, bahkan kalau memang diperlukan GSG yang memang sebelumnya sudah dipersiapkan akan kami gunakan,” kata dia. 

Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes.

Disinggung soal kendala dalam pelayanan terhadap pasien Covid-19, menurut Iman, semua pasokan baik obat -obatan, Bahan Habis Pakai (BHP) maupun oksigen masih mencukupi, begitupun petugas medis juga siap dan telah terlatih. 

“Tetapi tentunya seperti kita ketahui virus ini sangat berbahaya, dan kasus saat ini cenderung meningkat, karena itu masyarakat harus terus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” kata dia. 

Lebih lanjut Iman mengungkapkan, meskipun rumah sakit setempat merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19, namun masyarakat tidak perlu takut untuk berkunjung atau berobat, karena khusus untuk pasien Covid-19 memiliki ruangan dan pelayanan sendiri, termasuk jalur yang digunakan juga jalur khusus. 

“Jadi kalau ada masyarakat yang memiliki keluhan lain, jangan takut, untuk pasien Covid-19 itu ditangani oleh petugas khusus dan ruangan sendiri, jadi aman untuk pasien dan keluarga pasien lainnya, tetapi tentunya pengunjung atau pasien yang datang untuk berobat harus mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait