Damkar Kembali Terima Laporan Palsu, Kasat Meradang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sirine Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kecamatan Waytenong dan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang mengaum tengah malam sekitar Pukul 23.00 WIB, Jum’at, mengejutkan masyarakat yang tengah tertidur pulas.

Usut punya usut ternyata kedua mobil damkar tersebut tengah berpacu dengan kecepatan penuh menuju sekitar tempat wisata Restarea, Kecamatan Sumberjaya setelah adanya informasi  kebakaran.

Bacaan Lainnya


Namun, apa yang terjadi setelah tiba di lokasi kedua unit damkar yang masing-masing dengan personil dengan peralatan yang lengkap tidak menemukan adanya kebakaran sebagaimana informasi yang diterima. Bahkan karena penasaran dan khawatir alamat yang dituju salah, setiap kenderaan yang melintas diberhentikan petugas sembari menanyakan jika melihat kobaran apai.

Tapi apa yang terjadi, ternyata informasi yang diterima kedua unit Damkar dari nomor 0878-7115-0175 tersebut merupakan kabar bohong.

Kepala UPT Damkar Sumberjaya Hengki Saputra S.H, M.H., menyampaikan kornologis informasi tersebut, Pukul 23.05 WIB, kontak person Posko Damkar Sumberjaya, berdering, namun tak lama kemudian terputus. Karena penasaran petugas piket atas nama Iwan Jurpendi menelepon balik nomor tersebut, tapi nomor yang dituju sedang sibuk.

Selang beberapa saat masuk telepon dari Kepala UPT Damkar Waytenong Edwar Efendi, S.H., yang juga diterima Iwan Jupendi, menginformasikan ada kebakaran di restarea. Seketika sesuai Standar Oerasional Prosedur (SOP) kedua armada damkar meluncur ke lokasi. Tapi ternyata sampai di restarea tidak ada ditemukan titik kebakaran.

Atas kejadian itu tentunya sangat disayangkan oleh petugas Damkar seakan dibuat mainan oleh oknum tak pertanggung jawab tersebut. “Kami minta petugas berkompeten dapat mengusut siapa pelakunya,” harapan dia.

Sekedar diketahui laporan kebakaran bohong yang diterima Petugas Damkar Kabupaten Lambar sebagaimana yang dialami Damkar Waytenong dan Sumberjaya ini sudah yang kesekian kalinya terjadi di tahun 2019, khususnya sejak masuknya musim kemarau, yang diawali di Kecamatan Batuketulis, lalu di Rumah Dinas Wakil Bupati dan sekarang di Sumberjaya.

Kasat Pol-PP Lambar Henri Fasal, S,H, M.H., menegaskan akan mengusut nomor pengirim laporan bohong tersebut dengan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Lantaran apa yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab itu melanggar peraturan sebagaimana dimaksud.

Terpisah Kapolsek Sumberjaya, Kompol Arjon Syarie R, S.H, Mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik., meminta pihak damkar untuk menyampaikan laporan dan pihak polsek siap membantu mengusut siapa pelakunya. “Kami tunggu laporan dari Damkar,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait