Dampak Covid-19, Pengunjung Perpustakaan Hanya 2.631 Orang

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lambar Drs. Saripan Halim

Medialampung.co.id – Dampak adanya wabah Covid-19 serta perpustakaan digital, berpengaruh terhadap jumlah kunjungan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) di Kabupaten Lambar . 

Berdasarkan data dari Dispersip hingga November 2020 jumlah pengunjung perpustakaan hanya 2.631 orang.

Bacaan Lainnya


“Jumlah pengunjung perpustakaan dari Januari-November hanya 2.631 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan umum,” ujar Kepala Dispersip Drs. Saripan Halim, Senin (7/12).

Ia menjelaskan, jumlah pengunjung sebanyak 2.631 orang itu rinciannya bulan Januari sebanyak 586 orang, bulan Februari sebanyak 777 orang, bulan Maret sebanyak 422 orang, bulan April sebanyak 125 orang, bulan Mei sebanyak 135 orang, bulan Juni sebanyak 140 orang, bulan Juli sebanyak 131 orang, bulan Agustus 93 orang, bulan September 85 orang, bulan Oktober 88 orang dan bulan November 35 orang. 

“Sampai saat ini, kita masih memberikan pelayanan bagi masyarakat dan pelajar yang ingin berkunjung ke perpustakaan daerah namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya

Lanjut dia, untuk mencegah penyebaran virus corona, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan mensterilkan seluruh ruangan dan lingkungan kantor Perpustakan, serta telah menyiapkan tempat cuci tangan dan Hand Sanitizer.

“Bagi masyarakat yang ingin mencari bahan referensi atau ingin membaca bisa mengakses aplikasi digital caranya sangat mudah yaitu download e-Pusda Kab Lampung Barat di Play Store, registrasi (buat akun dengan memasukan nama, email dan lain-lain) kemudian baca buku buku yang diinginkan masyarakat. Jadi masyarakat tetap bisa membaca di rumah meski saat ini terjadi pandemi Covid-19,” kata dia

Seraya menambahkan, dengan adanya program e-Book perpustakaan digital ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam membaca buku karena aplikasi ini mempunyai berbagai keunggulan. Salah satunya, dapat membaca buku dimana saja, kapan saja, dan tanpa harus memikirkan kapan harus mengembalikan buku yang sudah dibaca.

“Jumlah koleksi buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yaitu 1.266 eksemplar dengan judul 474 bersumber dari pengadaan APBD, sebanyak 700 eksemplar dengan 350 judul buku dari bantuan hibah , serta e-Book sebanyak 1.878 eksemplar dengan 440 judul,” tutupnya. (lus/mlo)




Pos terkait