Dana Kelurahan untuk Penanganan Covid-19 Terserap 52 Persen

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Dana kelurahan dalam rangka penanganan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lambar hingga Juni 2021 telah terserap 52%.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si mengungkapkan, tahun ini bersumber dari APBD Lambar, lima kelurahan yang tersebar di empat kecamatan mendapatkan kucuran dana kelurahan sebesar Rp2,514 miliar lebih dan dari jumlah tersebut 8% akan digunakan dalam rangka pembiayaan kegiatan pos komando tingkat kelurahan. 

Bacaan Lainnya

“Dana dukungan pada kelurahan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dianggarkan Rp202 juta lebih, dari jumlah tersebut telah terserap sebesar Rp104 juta lebih atau 52%,” ungkap Okmal, Rabu (28/7).

Kata dia, dianggarkannya minimal 8% dari dana kelurahan untuk penanganan Covid-19 tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.17/2021 tentang transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) dalam rangka penanganan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan dampaknya.

“Untuk sistem pencairannya, yaitu pihak kelurahan mengajukan berkas pencairan kepada kami (BPKD) dan usulan tersebut akan kita jadikan dasar untuk melakukan pencairan dana,” tegas dia. 

Lebih jauh Okmal mengatakan, dari total anggaran dana kelurahan di Kabupaten Lambar tahun ini sebesar Rp2,514 miliar lebih hingga kini telah terserap sebesar Rp1,456 miliar lebih atau 58%.

Dana kelurahan yang terserap sebesar Rp1,456 miliar lebih itu rinciannya Kelurahan Tugusari Kecamatan Sumberjaya Rp263.329.960 dari total pagu anggaran Rp500.706.546, Kelurahan Sekincau Kecamatan Sekincau Rp317.337.090 dari pagu anggaran Rp499.987.090, Kelurahan Pajarbulan Kecamatan Waytenong Rp345.560.770 dari pagu anggaran Rp516.380.370, Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit Rp417.194.070 dari total pagu anggaran Rp501.123.070, serta Kelurahan Pasar Liwa Rp112.863.400 dari pagu anggaran Rp496.606.770. 

“Untuk tahun ini pemerintah pusat tidak menganggarkan dana kelurahan, sehingga dana kelurahan yang ada saat ini bersumber dari APBD Lambar,” tandasnya. (lus/mlo)


Pos terkait