Dari 25 Kasus Positif Covid, 17 Merupakan Hasil Tracing

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru Bicara Posko Satuan Tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dr. Reihana menjelaskan terkait dengan penambahan 25 kasus konfirmasi positif Covid-19 total 932 di Lampung.

Penambahan 25 kasus yang terdiri dari Lampung Selatan enam orang dari Bandarlampung lima orang dari Lampung Tengah lima orang dari Lampung Utara empat orang dari Metro dua orang dari Tulang Bawang Barat satu orang Lampung Barat satu orang dan Pesawaran satu orang.

Bacaan Lainnya



“Dari 25 kasus konfirmasi positif yang merupakan kasus baru ada delapan orang dan hasil tracing 17 orang. Yang menjalani isolasi mandiri ada 14 orang yang dirawat di rumah sakit rujukan ada 11 orang,” kata Reihana saat memberikan keterangan di posko gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Jumat (2/10). 

Rinciannya, pasien 908 laki-laki 36 tahun dari Kota Metro merupakan kasus baru yang bersangkutan menghadiri pernikahan di Baturaja, Sumatera Selatan saat ini bergejala dan sedang dirawat di isolasi rumah sakit di Metro.

Pasien 909 sampai dengan 911 dari Lampung Utara merupakan hasil tracing dari pasien 805 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Pasien 912 laki-laki 40 tahun dari Lampung Utara merupakan kasus baru saat ini bergejala dan sedang melakukan isolasi di Rumah Sakit Ryacudu di Lampung Utara.

Pasien 913 perempuan 47 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari kasus 848. Saat ini sedang dirawat di ruang isolasi di rumah Sakit Demam Pulau Raya.

Pasien 914 dan 915 dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari kasus 847 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 916 laki-laki 43 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari kasus 847 saat ini bergejala dan sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit swasta. 

Pasien 917 perempuan 59 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 819 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien, 918 laki-laki 41 tahun dari Kota Metro merupakan hasil dari 848 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 919 laki-laki 61 tahun dari Tulangbawang Barat. 

“Merupakan kasus baru yang masuk dengan diagnosa pneumonia dan pada saat itu sempat dilakukan rujukan ke rumah sakit swasta lainnya karena kesadaran menurun dan pada tanggal 26 September pukul 21:00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia pasien,” tambahnya.

Lanjutnya, Pasien 920 sampai 922 dari Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 799 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 923 laki-laki 19 tahun dari Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 880 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 924 laki-laki 61 tahun dan Lampung Selatan merupakan kasus baru pernah kontak dengan pelaku perjalanan luar daerah yaitu dari Jakarta. Keluhan sesak nafas dan melakukan pengobatan di salah satu rumah sakit.

“Punya riwayat formal yaitu hipertensi dan saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit swasta di Kabupaten Lampung Selatan,” bebernya.

Pasien 925 laki-laki 45 tahun dari Lampung Selatan juga merupakan kasus baru dan bekerja pada satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) pelaku perjalanan Merak Banten ke Bakauheni dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 926 laki-laki 59 tahun dari Lampung Barat merupakan hasil tracing dari pasien 821 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Pasien 927 laki-laki 69 tahun dari Pesawaran merupakan kasus baru dari hasil pemeriksaan TCM di Rumah Sakit Metro. Tanggal 1 Oktober pukul 15.00 WIB mengalami perburukan dan Pukul 18.00 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Pasien 928 laki-laki 37 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru saat ini tanda gejala sedang dirawat di rumah sakit swasta di Bandarlampung pasien 929 laki-laki 79 tahun juga dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien 862. 

Karena bergejala sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung.

“Pasien 930 laki-laki 32 tahun dari Bandarlampung merupakan juga kasus baru yang bersangkutan merupakan pemain klub sepak bola di Bandarlampung dan riwayat pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif dan meninggal yaitu pasien 860 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di suatu tempat,” lanjutnya.

Kemudian, Pasien 931 laki-laki 61 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien 839 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

“Pasien 932 perempuan 29 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil pressing dari pasien 787 dan saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit pemerintah di Provinsi Lampung,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait