Darurat! Tanggul Way Semuong Nyaris Jebol

  • Whatsapp
Komisi III DPRD Tanggamus saat meninjau Way Semuong untuk mengecek kerusakan tanggul di sungai tersebut. - Foto rnn/mlo

Medialampung.co.id – Kondisi tanggul sungai Way Semuong, di Kecamatan Bandar Negeri Semuong  kritis. Karenanya perlu penanganan darurat untuk mengantisipasi terjadinya banjir. 

Atas kondisi tersebut Komisi III DPRD Tanggamus meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melakukan upaya tanggap darurat. 

Bacaan Lainnya



“Saat ini musim hujan masih terus berlangsung dan tentunya tanggul ini akan terus tergerus. Tidak menutup kemungkinan jika sekali diterjang banjir lagi maka tanggul ini akan jebol. Kita telah  koordinasi dengan BPBD untuk melakukan langkah tanggap darurat guna mengantisipasi banjir,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Tanggamus, Iskandar Juned, Sabtu (7/3).

Menurutnya, langkah tanggap darurat di Sungai Way Semuong harus dilakukan secara dua sisi,  yakni di sisi kiri dan kanan. 

Pasalnya  saat ini, kondisi tanggul sungai Way Semuong yang ada di Pekon Gunungdoh dan Banding juga sudah nyaris  habis akibat tergerus air sungai. 

“Untuk itu kita minta agar BPBD juga segera melakukan tanggap darurat baik di Pekon Banding maupun Gunungdoh, karena tanggulnya juga sudah habis tergerus air,” ujar Iskandar. 

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanggamus Edi Nugroho mewakili Kepala BPBD Tanggamus Ediyan M. Toha mengaku, akan segera mengupayakan penanganan darurat di sungai Way Semuong. 

“Setelah ada permohonan dari kecamatan maka langsung kami tinjau, dan untuk penanganan daruratnya secepatnya akan kita lakukan,” ungkapnya. 

Untuk diketahui kondisi tanggul darurat di sungai Way Semuong, Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, kembali tergerus dan nyaris jebol pasca diterjang banjir pada Sabtu pekan lalu. 

Akibatnya, warga yang tinggal disekitar sungai khawatir,  jika tanggul tersebut jebol maka pemukiman warga di tiga pekon yakni Pekon Banding, Rajabasa dan Sanggiunggak akan terdampak banjir. (rnn/mlo)



Pos terkait