Data yang Tercoklit di Pesbar Bertambah Jadi 108.723 Pemilih

  • Whatsapp

Medialampung.co.id — Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk pemutakhiran data pemilih pada Pilkada serentak 2020, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di 318 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 Kecamatan, telah selesai Rabu (12/8).

Anggota KPU Pesbar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Marten Efendi, mengatakan bahwa terhitung Rabu (12/8), pelaksanaan coklit data pemilih diseluruh Kecamatan se-Kabupaten Pesbar itu telah selesai 100 persen, meski jadwal terakhir coklit itu akan berakhir besok. Berdasarkan rekapitulasi hasil coklit menjadi 108.723 pemilih, dari jumlah total data A-KWK sebelumnya 108.484 pemilih.

Bacaan Lainnya



“Artinya ada penambahan 239 pemilih,  tapi itu bisa saja kembali berubah  setelah dilakukan evaluasi dan tahapan lainnya,” kata Marten.

Dijelaskannya, adanya penambahan data pemilih dari hasil coklit itu karena berbagai faktor seperti ada warga yang pindah domisili dari luar Daerah ke Kabupaten Pesbar dan belum masuk A-KWK, pemilih baru, pemilih pemula dan sebagainya. Bahkan, dalam pelaksanaan coklit data pemilih juga banyak ditemukan data yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti warga yang sudah meninggal dunia tapi masih maskh dalam A-KWK dan lainnya.

“Setelah selesai pelaksanaan coklit data pemilih ini selanjutnya KPU Pesbar akan melakukan tahapan lanjutan yakni penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran yang dilaksanakan hingga 29 Agustus 2020 mendatang,” jelasnya.

Ditambahkannya, dari hasil penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran itu sebagai persiapan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS), selanjutnya akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kabupaten Pesbar pada 9 Desember 2020 mendatang. Karena itu, tahapan proses penyusunan data pemilih tersebut masih cukup lama.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala, karena proses penyusunan data pemilih itu walau sudah dilakukan pencoklitan, akan ada perubahan kembali apakah berkurang atau bertambah sesuai hasil evaluasi dan validasi data nanti,” tandasnya. (yan/d1n/mlo)



Pos terkait