Datangi RSUDAU, Fraksi Gerindra Cek Bantuan Ventilator dan Kesiapan Tangani Pasien Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Lampung Barat, Marga Jaya Diningrat bersama anggota Fraksi yang juga Wakil Ketua II DPRD Lambar Erwansyah menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Senin (28/9).

Kedatangan keduanya dalam rangka meninjau kesiapan dari RSUDAU dalam penanganan pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sekaligus melakukan pengecekan terhadap bantuan alat kesehatan (Alkes) berupa satu unit ventilator yang  merupakan bantuan dari Partai Gerindra yang diserahkan Sekjen Gerindra Ahmad Muzanni, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung yang kini sudah diterima pihak RSUDAU.

Bacaan Lainnya



”Alhamdulillah Partai Gerindra memberikan bantuan berupa enam unit ventilator dan alat PCR untuk Provinsi Lampung, dan satu unit diantaranya dibagikan untuk Lambar dengan peruntukannya RSUDAU sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19,” kata Marga Jaya Diningrat yang juga diamini Erwansyah.

Ia berharap dengan bantuan satu unit ventilator tersebut penanganan pasien Covid-19 bisa lebih optimal. Terlebih lagi, saat ini angkat warga yang terpapar Covid-19 semakin meningkat, karenanya memungkinkan   penanganan pasien Covid-19 meningkat.

”Ventilator ini merupakan salah satu alat   kesehatan yang sangat penting dalam penanganan pasien Covid-19, karena itu harapannya bantuan ini bisa bermanfaat. Selain itu kami juga meninjau terkait dengan kesiapan RSUDAU dan Alhamdulillah sejauh ini persiapan telah maksimal, termasuk ruang isolasi dan  perlengkapannya,” kata dia.

Sementara itu, Direktur RSUDAU dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp. B., mengungkapkan, keberadaan ventilator, sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien terpapar Covid-19 khususnya yang mengalami gangguan pernafasan. Terlebih RSUD tersebut memiliki enam ruang isolasi dan hanya memiliki dua unit ventilator. 

“Beberapa waktu lalu kita mendapatkan bantuan satu unit, ditambah yang memang milik kita satu unit, dan mendapatkan bantuan lagi dari Gerindra ini jadi total saat ini ada tiga unit,”  kata dia. 

Ventilator tersebut, kata dia, merupakan salah satu peralatan medis yang cukup mahal yakni sekitar Rp200 juta lebih. Karena itu keterbatasan anggaran menjadi kendala bagi pihaknya untuk melakukan penambahan. 

“Saat ini ada dua ventilator, seyogyanya kita membutuhkan dua atau tiga ventilator lagi, dan semoga itu bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat, karena melihat kondisi saat ini tentu dikhawatirkan pasien Covid-19 yang kita tangani membeludak,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait