DBH Pajak Provinsi Terealisasi 29,4 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P.

Medialampung.co.id – Adanya wabah virus corona (Covid-19) selain berdampak terhadap pengurangan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat tahun ini, ternyata juga berimbas terhadap DBH pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Lambar Drs. Daman Nasir, M.P mengungkapkan, DBH pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya awalnya ditarget sebesar Rp75,5 miliar lebih namun saat ini berkurang menjadi Rp55,8 miliar lebih.

Bacaan Lainnya



“Dari target sebesar Rp55,8 miliar dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya tersebut, hingga akhir Agustus 2020 telah terealisasi sebesar Rp29,4 miliar lebih atau 52,69 persen,” kata Daman.

Ia mengungkapkan, realisasi DBH pajak sebesar Rp29,4 miliar itu terdiri dari bagi hasil pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp6,3 miliar lebih dari target sebesar Rp9,6 miliar lebih atau 66,15 persen, bagi hasil dari bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp5,4 miliar lebih dari target Rp11 miliar lebih atau 46,37 persen, bagi hasil dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) Rp9 miliar lebih dari target sebesar Rp15 miliar lebih atau 66,32 persen dan bagi hasil dari pajak pengambilan dan pemanfaatan air permukaan (PAP) Rp82 juta lebih dari target Rp173 juta lebih atau 47,45 persen. 

“Kalau untuk bagi hasil pajak rokok hingga akhir Agustus realisasinya mencapai Rp7,5 miliar lebih dari target Rp19 miliar atau 39,19 persen,” ucapnya. 

Daman berharap untuk target DBH provinsi di Kabupaten Lambar  tahun ini terealisasi sesuai dengan harapan karena DBH merupakan salah satu pendapatan daerah. (lus/mlo)



Pos terkait