DD Tahap I Rp21,675 Miliar Cair

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Dari 131 pekon di Kabupaten Lambar, sebanyak 57 pekon diantaranya telah mencairkan dana desa (DD) tahap I.

“Sejauh ini sudah ada 57 pekon di Kabupaten Lambar yang telah mencairkan Dana Desa tahap I sebesar 40 %.  Jumlah dananya mencapai Rp21,675 miliar lebih,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si, Senin (5/4)  

Bacaan Lainnya


Menurut dia, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.222/PMK.07/2020 tentang pengelolaan dana desa bahwa pencairan dana DD dibagi tiga yaitu tahap I sebesar 40 %, tahap II sebesar 40 % dan tahap III  sebesar 20 %. 

“Untuk tahap I sebesar 40 % terdiri dari 8 % untuk penanganan Covid-19 sedangkan sisahnya untuk bantuan langsung tunai  dan reguler,” tegasnya

Okmal memaparkan,  sebanyak 57 pekon yang DD telah cair antara lain yaitu Pekon Kotabesi dan Pekon Balak Kecamatan Batubrak. Lalu Kecamatan Bandarnegeri Suoh meliputi Pekon Suoh, Pekon Srimulyo, Pekon Bandaragung, Pekon Ringinjaya, Pekon Bumihatatai, Pekon Gunungratu, Pekon Tanjungsari, dan Pekon Negerijaya. Serta Kecamatan Airhitam antara lain  Pekon Sumberalam, Pekon Gunungterang, dan Pekon Sukajadi.

Kemudian, Kecamatan Lumbokseminung terdiri dari Pekon Heniarong, Pekon Sukabanjar dan Pekon Kagungan. Kecamatan Suoh antara lain Pekon Sukamarga, Pekon Sumberagung, Pekon Tuguratu, Pekon Bandar Agung serta Kecamatan Balikbukit yaitu Pekon Gunungsugih.

Selanjutnya Pekon Purajaya, Pekon Tribudi Syukur, Pekon Muarabaru Kecamatan Kebuntebu, Kecamatan Sumberjaya yaitu Pekon Simpangsari. Kecamatan Batuketulis meliputi Pekon Wayngison, Pekon Argomulyo, Pekon Luas, Pekon Campangtiga, Pekon Batukebayan. Kecamatan Batuketulis antara lain Pekon Wayngison, Pekon Argomulyo dan Pekon Sumberrejo.

“Sepanjang ada rekomendasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) maka kita siap untuk memprosesnya ke Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Liwa untuk dilakukan pencairan,” tutupnya. (lus/mlo)




Pos terkait