Delapan Santri Temboro Berstatus OTG

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Delapan orang santri pondok pesantren temboro yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), ditetapkan sebagai orang tanpa gejala (OTG), setelah menjalani Rapid Test dan dinyatakan reaktif di Puskesmas Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.

Sebelumnya, terdapat 55 orang santri asal Kabupaten Pesbar yang akan kembali ke pondok pesantren temboro di Provinsi Jawa Timur, karena tidak dilengkapi surat keterangan bebas Covid-19 dengan melampirkan hasil rapid test, 55 orang santri itu diminta putar baik ke Kabupaten Pesbar setelah sampai di Pelabuhan Bakauheni.

Bacaan Lainnya



Kabid P2P, Lisma Yunita, S. St., mengatakan perkembangan wabah corona di Kabupaten Pesbar, terdapat penambahan jumlah orang tanpa gejala (OTG) dimana totalnya menjadi delapan orang yang berasal dari sejumlah kecamatan.

“Delapan orang yang ditetapkan sebagai OTG berdasarkan hasil Rapid Test itu berasal dari Kecamatan Pesisir Tengah Satu orang, Kecamatan Krui Selatan dua orang, Kecamatan Pesisir Selatan tiga orang dan Kecamatan Ngambur dua orang,” kata dia.

Sementara itu 47 orang santri lainnya hasilnya non reaktif, sehingga bisa kembali melanjutkan perjalanan dan telah dilengkapi dengan Suket bebas Covid-19 berikut dengan hasil rapid testnya.

“Untuk delapan orang santri yang ditetapkan sebagai OTG itu, sekarang masih melakukan isolasi di Cottage Pantai Labuhan Jukung, mereka bisa melanjutkan perjalanan ke Temboro setelah hasil swab keluar, apakah positif atau negatif,” jelasnya.

Menurutnya, begitu hasil rapid test delapan orang itu reaktif, pihaknya langsung melaksanakan swab test, sampel swab test itu telah dikirim ke Bandar Lampung, kini tinggal menunggu hasilnya.

“Sambil menunggu hasil rapid test keluar, semua santri itu kita minta untuk melaksanakan isolasi, tidak ada yang boleh meninggalkan tempat sampai hasil swab test keluar,” terangnya.

Ditambahkannya, jika hasil rapid test negatif, maka semua santri itu diperbolehkan pulang dan melanjutkan perjalanan ke temboro dengan suket dan hasil Rapid Test berikut dengan hasil swab test.

“Tapi jika ada yang positif Covid-19, maka akan tetap melaksanakan isolasi, sambil melakukan penanganan dan upaya agar cepat sembuh dari virus itu,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait