Dendi Ingatkan Warga Hati-Hati dengan Hoax

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Bumi Andan Jejama agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi virus corona (Covid-19), dengan mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat yang diantaranya membudayakan perilaku untuk selalu bersih dan steril terhadap permukaan benda yang sering digunakan.

Mencuci tangan menggunakan sabun dan dengan air yang mengalir ketika beraktifitas setiap dua jam sekali, terutama disaat hendak makan. Kemudian dengan menutup dengan menggunakan tisu atau tangan siku bagian dalam ketika batuk.

Bacaan Lainnya



“Menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain atau keluarga jika sedang dalam kondisi sakit, flu atau batuk. Serta memperbanyak konsumsi air putih hangat dan makanan berupa buah-buahan, sayur-sayuran lokal dan rempah-rempah berupa kunyit, jahe dan temulawak,” ungkap Dendi, Senin (16/3).

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk beraktifitas olahraga kurang lebih dalam waktu 30 menit, berjemur di bawah sinar matahari selama dua jam serta berkumur dengan air hangat dan garam pagi, siang, sore dan malam hari. Termasuk menghindari kontak secara langsung dengan hewan dan/atau unggas liar.

Kemudian masyarakat diminta untuk tidak langsung menerima dan menyebarkan berita-berita mengenai Covid-19 jika belum jelas sumbernya agar tidak terjerumus ke ranah hukum karena menyebarkan berita hoax. 

“Jika merasakan gejala umum dari pneumonia seperti demam, batuk dan sulit bernafas, agar segera mengkonsultasikan diri ke dokter atau paramedis di Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan setempat, guna mendapatkan penanganan yang tepat yang bersifat segera. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pesawaran siap melayani warga yang terindikasi terinfeksi Covid-19,” ucapnya.

Seluruh stakeholder diperintahkan untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19 dengan melakukan penyemprotan desinfektan juga mewajibkan seluruh OPD memiliki tempat untuk cuci tangan. 

Dinas kesehatan diperintahkan untuk mempersiapkan pelayanan 1×24 jam dalam rangka mendeteksi penularan dan menerima pelayanan gejala Covid-19.

Dalam hal penanganan, Dinas Kesehatan telah mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat serta aktif memantau para TKI, warga pulang Umroh atau warga yang akan memasuki Kabupaten Pesawaran melalui Bandara Raden Intan.

Sebanyak 146 orang telah dipantau langsung  dengan 51 orang telah dinyatakan bebas dari Covid-19 dan 95 orang statusnya masih dalam pemantauan. 

Dinas Pendidikan diwajibkan mengarahkan sekolah-sekolah untuk melakukan kegiatan bersih -bersih di lingkungan sekolah, serta memastikan semua sekolah tersedia fasilitas cuci tangan dengan sabun.

“Mulai Selasa (17/3) sampai 14 hari kedepan untuk mengubah metode belajar dari belajar di sekolah menjadi belajar di rumah,” pinta Dendi

Tidak hanya itu, Dendi juga menginstruksikan agar Dinas Perindustrian Perdagangan, Bagian Perekonomian dan Dinas Ketahanan Pangan tetap melakukan pemantauan harga bahan pokok dan stok barang dipasaran untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok.

Kemudian Dinas Pariwisata agar berperan aktif dalam membangun sinergi dengan para pelaku pariwisata di wilayah kabupaten pesawaran untuk sadar terhadap penyebaran Covid-19, serta membatasi akses pariwisata dan/atau acara yang melibatkan khalayak ramai.

“Mari kita berdoa bersama, baik secara pribadi atau berjamaah, serta melakukan kegiatan bersih-bersih rumah ibadah seperti masjid, gereja, pura dan tempat lainnya,”pungkasnya (rls/ozi/mlo)



Pos terkait