Desa Durian Jadi Percontohan Budidaya Ikan King Kobia

  • Whatsapp
Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto berikan bantuan benih kepada Pokdakan. - Foto Rozi/mlo

Medialampung.co.id – Melalui program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan konsistensi Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung bersama pembudidaya ikan laut di wilayah Pesisir Pesawaran, Desa Durian Kecamatan Padangcermin Kabupaten Pesawaran menjadi percontohan budidaya ikan King Kobia di Indonesia.

“Sebetulnya budidaya ikan King Kobia ini dari hasil rekayasa penelitian sudah 10 tahunan. Namun yang konsiten di BBBPL Lampung melakukan kegiatan ini karena mempunyai tugas secara moralitas untuk bisa menyebarluaskan agar King Kobia menjadi ikan andalan nasional. Sehingga Oktober lalu pak Menteri sudah melouncihing agar ikan ini menjadi ikan budidaya nasional serta menjadi pencontohan pertama di Indonesia yakni di Desa Durian pesawaran,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budi daya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Slamet Soebjakto saat temu lapang dan sosialisasi kawasan king kobia, serta panen perdana king kobia di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin,  Pesawaran, Kamis (20/2)

Bacaan Lainnya



Untuk itu, Slamet berharap kepada pembudidaya ikan di wilayah Pesisir Pesawaran agar budidaya ikan King Kobia jangan sampai mengalahkan budidaya ikan lainnya seperti ikan kerapu. Dan Ikan King Kobia diharapkan dapat menjadi tambahan komoditas untuk di budidaya ikan.

“Ikan ini sangat mendunia selain rasanya gurih juga dapat dimasak dengan berbagai olahan. Tolong kerjasamanya semua pihak untuk turut memasarkan ikan kobia ini. Alangkah bagusnya ada lahan untuk pusat kuliner disini dan saya akan mintakan dirjen daya saing untuk pembangunan kuliner di wilayah pesisir. Saya juga sudah tugaskan kepada kepala BBBPL Lampung untuk mengembangkan ikan ikan laut kepada masyarakat,” ucapnya

Sementara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan terima kasih kepada Dirjen, karena Pesawaran ditunjuk sebagai centranya ikan King Kobia di Indonesia. Dan  Itu membuktikan bahwa SDA pesawaran kaya.

“Untuk itu jangan kita sia siakan, saya berkomitmen bersama jajaran bahwa king kobia memiliki nilai tambah bagi masyarakat di wilayah pesisir pesawaran. Saya minta agar OPd terkait juga menyosialisasikan ikan kobia ini kepada masyarakat di pasaran lokal melalui kegiatan gemari. Sehingga permintaan pasar terhadap ikan kobia semakin tinggi,”pungkasnya (ozi/mlo)



Pos terkait