Desember, Sekolah Kopi Bakal Diresmikan

  • Whatsapp
Kepala Disbunnak Agustanto Basmar, S.P, M.Si,

Medialampung.co.id  –  Pemkab Lambar akan meresmikan sekolah kopi yang telah dibangun di Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya pada Desember mendatang.

Peresmian tersebut rencananya akan dihadiri Bupati Hi. Parosil Mabsus, Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung, mitra eksportir serta undangan lainnya. 

Bacaan Lainnya


“Rencananya Desember mendatang, sekolah kopi akan diresmikan dan mulai tahun 2021 sudah mulai beroperasi. Untuk tahap pertama, kita buka dua kelas yaitu kelas cupping dan kelas grading, masing masing 25 orang peserta,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si, Minggu (22/11).

Agus menjelaskan, manfaat pembangunan sekolah kopi, selain sebagai upaya peningkatan pengetahuan petani kopi, juga sebagai upaya untuk menggerakan pariwisata perkebunan kopi, serta pusat informasi kopi robusta Lambar. 

“Jadi sekolah kopi ini bukan hanya tempat pelatihan bagi petani dan remaja, akan tetapi banyak yang diharapkan dengan adanya keberadaan sekolah kopi. Artinya memiliki banyak manfaat baik dari segi perekonomian maupun kesejahteraan petani,” kata dia seraya menambahkan, ia juga berharap kehadiran sekolah kopi tersebut diharapkan dapat mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya terhadap peningkatan produksi.

Lanjut dia,  keberadaan sekolah kopi bukan hanya semata-mata hanya sebagai tempat pelatihan petani dan masyarakat saja akan tetapi sebagai etalase kopi robusta di Kabupaten Lambar, terlebih Kabupaten Lambar merupakan daerah penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya sekolah kopi ini diharapkan nantinya menjadi pusat penelitian, pelatihan, dan edukasi komoditas kopi dan juga diharapkan menjadi sarana promosi kopi dan turunannya, serta mengembangkan potensi pariwisata guna mewujudkan kesejahteraan petani dan penggiat kopi di Lambar,” harapnya.

Saat ini, lanjut Agus, untuk mendukung sekolah kopi tersebut pihaknya sedang melakukan pembangunan kedai kopi dan membuat nomenklatur yang bersumber dari dana insentif daerah (DID) tambahan periode kedua tahun 2020. Sedangkan untuk pembangunan guest house, cottage serta gazebo bersumber dari APBD Perubahan 2020.

“Saat ini prosesnya sedang tahap pengerjaan dan diharapkan sebelum pertengahan Desember telah selesai dikerjakan sehingga bisa dimanfaatkan,” tandasnya. (lus/mlo)



Pos terkait