Dewan Pertanyakan Penanganan Jaringan Listrik Hamkertau

  • Whatsapp
Anggota DPRD Lambar Nopiadi, S.I.P

Medialampung.co.id – Warga Pemangku Hamkertau Pekon Tebapringraya Kecamatan Sukau Kabupaten Lambar, hingga usia Lampung Barat memasuki usia 28 tahun belum juga bisa menikmati tegangan listrik normal yang bersumber dari PT. PLN. Padahal tiang dan kabel induknya sudah terpasang bahkan arusnya pun sudah ada, namun demikian listrik belum juga disambungkan.

Anggota DPRD Lambar Nopiadi, S.I.P., mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sudah lama masyarakat Pemangku Hamkertau menikmati listrik dengan tegangan rendah, karena menyambung dari satu rumah kerumah yang lainnya sehingga seringkali merusak elektronik juga beberapa kali terjadi konsleting yang mengakibatkan kebakaran.

Bacaan Lainnya



“Yang menjadi pertanyaan saya adalah kenapa tiang dan kabel sudah terpasang sejak lama namun jaringan listrik dari rumah warga ke kabel induk belum disambungkan dan tidak kunjung nyala,” ujar Nopiadi yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lambar

Menurut dia, masyarakat merasa kecewa dengan pelayanan PT PLN karena terkesan lambat penanganannya. “Apakah warga harus iuran dulu baru disambungkan atau gimana? Atas keluhan masyarakat tersebut, saya meminta keseriusan kita semua termasuk pihak PLN dan pihak-pihak terkait untuk segera koordinasi dan bersama-sama menyelesaikan masalah pengerjaan listrik dan mewujudkan impian masyarakat agar tidak sekedar mimpi untuk menikmati listrik yang normal tegangannya,” tegasnya.

Dengan harapan, lanjut dia, semua pihak terkait dapat terhindar dari pandangan publik jika halnya pemasangan tiang dan kabel listrik di Pemangku Hamkertau tersebut itu hanya sekedar menghibur masyarakat. “Ini miris di Hamkertau menjadi salah satu pemangku yang padat penduduk, akses jalan bagus dan diapit pekon yang normal tegangan listriknya namun masyarakatnya  masih tertinggal dalam hal penerangan listrik,” pungkas dia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Manager PLN Rayon Liwa Royhan mengatakan, dengan adanya informasi tersebut pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk melakukan survei.  “Kita akan secepatnya turun ke lapangan melakukan survei dan dari hasil survei itu nantinya baru bisa diketahui apa penyebabnya. Kalau nantinya memang arusnya tidak normal atau tidak menyala maka akan kita ajukan perbaikan jaringan kepada PLN Kotabumi Kabupaten Lampung Utara,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait