Dewan Provinsi dan Kabupaten Gelar Reses Bersama di Lampura

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Reses anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten Lampung Utara (Lampura), di Balai Desa Karang Waringin, Selasa, (6/10).

Kegiatan reses tersebut, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat yang bermukim di Kecamatan Tanjung Raja setempat. 

Bacaan Lainnya



Dalam kegiatan itu, dihadiri Anggota DPRD Provinsi Lampung, Darul Hifni. Sementara untuk tingkat Kabupaten adalah Netti, Anton Sudarmono, Heri Syarifuddin, dan Husna. Hadir juga Camat Tanjung Raja, seluruh Kades dan warga. Menurut Hifni, pihaknya siap mengakomodir segala aspirasi masyarakat, untuk dapat direalisasikan di lapangan.

Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi bahkan sampai di tingkat pusat. Saat ini, telah ada beberapa diantaranya terealisasi disini, seperti taman kanak-kanak, jalan dan pembangunan lainnya.

“Silahkan diajukan pengajuannya, saya tidak janji 100 persen, akan tetapi berkomitmen mengawalnya. Meski itu tidak masuk dalam pokja atau bidang kami, tapi dapat diusulkan kepada rekan maupun mitra pemerintah,” tambahnya.

Senada dikatakan oleh salah Anggota DPRD Lampura berkesempatan hadir, Anton Sudarmono. Menurutnya, pelaksanaan pembangunan tidak akan berjalan baik, tanpa adanya dukungan masyarakat. 

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya berharap agar dapat bersama-sama menjalani pengawasan di lapangan, sehingga dapat dimanfaatkan secara baik di lapangan.

“Jangan takut-takut, kalau ada pembangunan coba hampiri dan pertanyakan. Mulai dari ketebalannya, berapa banyak material dipakai. Seperti pasir, aspal dan batunya, jadi jangan lembek. Bukan hanya kita mau dibangun, tapi yang perlu juga dilakukan adalah pengawasan,” tegasnya.

Salah seorang warga disana, Misjon menyebut infrastruktur pendukung perekonomian masyarakat disana cukup memprihatinkan keadaannya. Sehingga meminta kepada wakil rakyat dapat mengakomodir keinginan warganya, sebab selama ini masih belum mendapatkan perhatian khusus.

“Disini banyak hasil pertanian yang menjadi produk daerah, sehingga cukup mendukung perekonomian rakyat. Namun, keadaan penunjangnya masih minim, kami tahu di daerah keadaannya begini sehingga meminta dapat diakomodir. Bila perlu sampai di tingkat pusat,” pungkasnya. (ozy/mlo)



Pos terkait