Dianiaya Tetangga Gegara Tegur Tukang

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id. – Rasdi (59), warga Kampung Qurniamataram, Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah, dianiaya tetangganya sendiri. Usut punya usut, tetangganya tak senang karena dirinya telah menegur tukang yang sedang bekerja agar air tak jatuh di pekarangannya.

Kapolsek Seputihmataram Iptu Yudi Kurniawan menyatakan pihaknya telah mengamankan tersangka penganiayaan tetangganya sendiri. “Tersangka Sukirno alias Rojak (34) diamankan dari rumahnya, Rabu (3/11) sekitar pukul 21.00 WIB,” katanya.

Bacaan Lainnya

Peristiwa penganiayaan, kata Yudi, dilakukan tersangka, Rabu (3/11) sekitar pukul 03.00 WIB. “Korban Rasdi sedang tidur, tiba-tiba pintu rumahnya digedor tersangka. Setelah pintu rumah dibuka, tersangka yang dalam kondisi mabuk langsung membenturkan kepala korban dua kali ke tembok dan meninju korban berkali-kali. Korban mengalami luka robek di bagian bawah mata sebelah kanan, benjol dan memar di pelipis kiri, serta luka robek di bibir dan memar di kedua pergelangan tangan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, kata Yudi, tersangka tak senang karena korban menegur tukang yang sedang mengerjakan rumahnya. “Tersangka ini sedang bangun rumah. Korban menegur tukang yang sedang bekerja karena air hujan dari genting masuk ke pekarangannya. Rupanya disampaikan tukang sehingga membuat tersangka emosi,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, kata Yudi, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP. “Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara. Sekarang ini korban sedang dalam perawatan di rumah sakit akibat lukanya,” tegasnya. (sya/mlo)

Pos terkait