Dibalik Jeruji Besi, Napi Rutan Krui Tetap Berkarya

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meski berada dibalik jeruji besi, tapi hal itu tidak menyulutkan semangat para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) untuk terus berkreasi dan berkarya. Seperti yang dilaksanakan, Senin (13/9), Rutan Krui memberikan pembinaan dan pelatihan kepada WBP yang dipusatkan di aula Rutan setempat.

Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M.Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Dadang Adi Patianum, mengatakan pembinaan dan pelatihan itu diberikan terhadap Narapidana (Napi) yang memiliki bakat salah satunya membuat kerajinan jaring ikan. Harapannya agar potensi tersebut dapat terus dikembangkan selama berada di dalam Rutan Krui.

Bacaan Lainnya

“Selain melakukan pembinaan, Rutan Krui juga sekaligus memberikan pelatihan pembuatan jaring ikan terhadap para Napi lainnya yang belum paham proses cara membuat jaring ikan,” katanya.

Dijelaskannya, seluruh WBP di Rutan Krui tetap diberi kebebasan untuk mengembangkan kreativitasnya, seperti membuat jaring ikan, dan potensi kerajinan lainnya sebagai kegiatan yang bermanfaat bagi para WBP, sehingga kedepan mampu dikembangkan oleh para warga binaan, dengan harapan setelah WBP keluar dan kembali ke masyarakat memiliki kemampuan dan keahlian dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan setelah kembali tengah-tengah masyarakat.

“Keahlian itu kita harapkan sebagai bekal bagi para warga binaan di dalam Rutan Krui ini untuk melanjutkan kehidupan ditengah masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya tetap berharap agar seluruh WBP selama berada di dalam Rutan Krui mampu berkarya dan terus mengembangkan bakatnya. Terlebih, WBP terutama para Napi di Rutan Krui banyak memiliki bakat dan potensi yang perlu dikembangkan. Dengan begitu diharapkan kedepan banyak pengetahuan dan pelajaran bermanfaat yang didapat oleh para warga binaan.

“Dengan segala keterbatasan, hingga kini kita terus memaksimalkan pembinaan dan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi para WBP, dengan tujuan selain untuk bekal ketika kembali ke masyarakat, juga diharapkan mampu merubah perilaku WBP agar berubah dan menjadi lebih baik,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait