DID di Kabupaten Lambar Terserap Rp9,192 Miliar

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Pemerintah pusat telah merealisasikan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp15,805 miliar lebih dari total anggaran Rp31,611 miliar lebih yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun ini. 

“Dari jumlah DID yang telah masuk ke kas daerah sebesar Rp15,805 miliar lebih tersebut hingga Juli telah terserap sebesar Rp9,192 miliar lebih atau 58,16 %” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si, Selasa (24/8)

Bacaan Lainnya

Menurut Okmal, DID sebesar Rp9,192 miliar lebih yang terserap tersebut, antara lain digunakan untuk kegiatan penyediaan dan pengelolaan sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT), pengelolaan data dan informasi kesehatan. 

Lalu, pencatatan, penatausahaan dan penerbitan dokumen atas pendaftaran penduduk, pendataan fakir miskin cakupan daerah kabupaten/kota, peningkatan dalam pelayanan pencatatan sipil, pemeliharaan/rehabilitasi gedung kantor dan bangunan lainnya (rumah ibadah), dan pembinaan aparatur pencarian dan pertolongan terhadap kondisi membahayakan manusia/penyelamatan dan evaluasi. 

“Selain itu, untuk kegiatan pembinaan sumber daya manusia, lembaga dan pranata kebudayaan serta operasional pelayanan fasilitas kesehatan lainnya,” kata dia.

Lebih jauh Okmal mengatakan, jumlah DID yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun ini sebesar Rp31,611 miliar lebih, rinciannya yaitu untuk bidang pendidikan-umum sebesar Rp2.029 miliar lebih, bidang kesehatan-digitalisasi Rp2,7 miliar lebih, bidang kesehatan-umum Rp4,5 miliar lebih bidang kesehatan-sarana prasarana Rp2,5 miliar lebih, bidang penguatan ekonomi Rp15 miliar lebih serta bidang perlindungan sosial Rp3 miliar lebih. 

“Sejumlah kegiatan yang bersumber dari DID tersebut akan dilaksanakan di sejumlah Perangkat Daerah, seperti halnya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon,” pungkas Okmal. (lus/mlo)


Pos terkait