Diduga Catut Nama KAHMI dan HMI

  • Whatsapp
Foto balon peserta Pilkada Way Kanan mencatut organisasi HMI dan KAMMI

Medialampung.co.id – Menjelang pelaksanaan Pilkada di Waykanan berbagai upaya dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk mensosialisasikan calon sekaligus mendapatkan dukungan dari kalangan tertentu itu pula mungkin yang tersirat dari pemasangan banner salah satu pasangan bakal calon oleh oknum yang disebarluaskan melalui media sosial.

Akan tetapi penggunaan logo dari organisasi kemahasiswaan anne-marie Islam besar tersebut. (KAHMI dan HMI *red) dibantah dan disesalkan oleh Pengurus organisasi itu sendiri dan bahkan ketua KAHMI Waykanan Indra RZ SH MH sangat menyesalkan hal itu .

Bacaan Lainnya



“Gak bener itu, KAHMI bukan ormas, jadi tidak berkorelasi terhadap kepentingan politik praktis. Apalagi berpihak terhadap kepentingan atau kelompok tertentu,” kata Indra. 

KAHMI Waykanan masih mendalami persoalan ini. Dan menghimbau agar pihak pihak yang menggunakan logo KAHMI/HMI melakukan klasifikasi, mencabut, menghapus atas penggunaan nama KAHMI/HMI Waykanan secara terbuka kepada masyarakat luas.

“Kami menghimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga semangat persaudaraan, situasi dan kondusifitas Kamtibmas, menghindari HOAX.” ujar Indra.

Terpisah Ryanda Haikal dari HMI Waykanan juga sangat Geram dengan adanya hal itu.

“Saya selaku kader ideologis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tentu sangat terkejut dan kecewa, karena hal tersebut sangat tidak etis dan fatal,” katanya.

Selanjutnya, keluarga besar HMI dan KAHMI sudah sepakat akan memanggil oknum bakal calon tersebut pada hari Selasa 17 Maret 202, guna meminta klarifikasi dan permohonan maaf dari pelaku.

”Tergantung kesepakatan bersama nantinya, kalau diperlukan langkah-langkah hukum akan kita tempuh ya terpaksa akan kita tempuh.  Tapi jika ada kata sepakat dalam internal keluarga besar HMI dan KAHMI karena ini sudah menyangkut Marwah organisasi. Namun kami akan mendengar klarifikasi dan permohonan maaf terlebih dahulu.” Imbuh Ryanda Haikal.

Sayangnya hingga berita ini ditulis, pelaku yang menggunakan logo HMI dan KAHMI belum menjawab konfirmasi Medialampung.co.id. (wk1/mlo)



Pos terkait