Diduga Edarkan Ekstasi di Baradatu, Dua Orang Pemuda Diringkus Polres Waykanan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satresnarkoba Polres Waykanan berhasil ungkap kasus pelaku peredaran gelap narkotika bukan tanaman diduga ekstasi dengan meringkus dua tersangka di salah satu Hotel di Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan. Jum’at (05/11). 

Tersangka berinisial EKW (26) dan PGP (22) keduanya warga Dusun II Meranjat Kampung Rambang Jaya Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Waykanan. 

Bacaan Lainnya

Kapolres Waykanan AKBP Binsar manurung melalui Kasat Narkoba IPTU Mirga Nurjuanda menerangkan pada hari Rabu tanggal 3 November 2021 sekira jam 14.00 WIB, anggota Satres Narkoba Polres Waykanan telah berhasil ungkap kasus Peredaran Gelap Narkotika bukan tanaman jenis Ekstasi. 

Penangkapan EKW dan PGP berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya peredaran gelap Narkotika jenis Ekstasi di Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan Kabupaten Waykanan. 

Menindak lanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan diperoleh seorang laki-laki berinisial EKW berada di sebuah Hotel bertempat di Baradatu Kabupaten Waykanan tanpa perlawanan. 

Setelah petugas melakukan penggeledahan badan atau pakaian, hasilnya ditemukan di dalam kantong celana sebelah kanan bagian depan yaitu 2 (dua) butir tablet warna hijau berlogo “Banteng” diduga Narkotika jenis Ekstasi. 

Dalam penindakan, petugas juga menemukan 1 (satu) butir tablet warna hijau berlogo “Banteng” diduga Narkotika jenis Ekstasi yang disimpan di bawah karpet sebelah kanan depan pada mobil toyota type avanza dengan Nomor Registrasi BE 1915 WY warna Silver milik EKW. 

Lebih Lanjut, bahwa pengakuan EKW sebelumnya memperoleh narkotika jenis ekstasi tersebut bersama dengan saudara PGP di daerah pasar Inpres Kampung Tiuh Balak Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan. 

Sehingga petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku PGP pada hari Rabu tanggal 3 November 2021 sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Banjar Negara Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan. 

Kemudian kedua terlapor beserta barang bukti dibawa ke Polres Waykanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Atas perbuatannya tersangka dapat dikenai dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No.35/2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 20 tahun,” ungkap Kasat Narkoba. (sah/mlo)

Pos terkait