Diduga Terkejut dengan Suara Petir, Nyawa Turino Tak Tertolong

  • Whatsapp
Warga melayat di kediaman korban - Foto dok polsek Pringsewu

Medialampung.co.id – Berteduh di bawah terpal seadanya saat hujan deras disertai petir, Turino (59) warga RT.007/RW.002 pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu ditemukan tergeletak tak berdaya, Minggu (12/9) pukul 14.30 WIB. 

Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk pemeriksaan namun nyawanya sudah tak tertolong.

Dari informasi yang berkembang kejadian tersebut bermula korban yang memelihara kambing pulang ke rumahnya usai merumput. Kemudian korban menyusul Istrinya yang sedang panen padi di sawah. Karena turun hujan, korban lantas berteduh di bawah tenda terpal. 

“Korban ditemukan tergeletak,” terang kepala pelaksana BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas melalui Danton BPBD Tabrani. 

Korban pertama kali ditemukan istrinya Mugiati dalam kondisi tergeletak di tenda terpal di areal persawahan di Pekon Sidoharjo 

Di katakan Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Atang Samsuri SH. saat terjadi petir korban sedang berteduh sedangkan istrinya sedang menggepyok padi di sawah yang berjarak kurang lebih lima meter.

Mendengar bunyi petir yang keras istri korban masuk ke dalam tenda, namun ia mendapati suaminya sudah dalam posisi tergeletak tidak bergerak.

“Setelah kejadian korban sempat dibawa ke rumah sakit Mitra Husada untuk dilakukan pemeriksaan, namun korban diketahui sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi,” terang Kapolsek Pringsewu mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait meninggalnya korban. Namun dugaan sementara penyebab meninggalnya korban akibat terkejut mendengar suara petir yang keras.(sag/mlo)


Pos terkait