Digugat Warga, Lurah Penengahan Tunda Pelantikan Ketua RT.10 Lk.II

  • Whatsapp

Bandarlampung -Puluhan Warga RT.10 Lingkungan II, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandarlampung menggelar aksi unjuk rasa menuntut diadakannya pemilihan ulang ketua ketua RT.

Mereka menolak hasil pemilihan Ketua RT.10 Lingkungan II yang digelar pada hari Minggu, 4 April 2021 diduga adanya kecurangan dalam pemilihannya.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui wilayah Kelurahan Penengahan memiliki 11 RT dan 2 Lingkungan. Pemilihan Ketua RT berlangsung di 8 RT sejak 3-4 April 2021.

Lurah Penengahan Irfan Saputra mengatakan di wilayahnya ada 11 RT sedangkan yang mengadakan pemilihan hanya 8 RT.

“Sementara untuk yang dua tidak digelar karena ‘gak ada lawan, dan 1 lagi yang di Korem langsung ditunjuk ‘biasanya dari Komandan di sana,” ucapnya. 

Irfan menambahkan. kesebelas Ketua RT hasil pemilihan dari Lingkungan I RT 02, 03, 04, 05, dan Lingkungan II RT 06, 07, 10, 11 dilantik Jumat (30/4) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Kita lantik hari ini 11 RT dan 2 Lingkungan. Termasuk Ketua RT.10. Namun satu RT kita tunda yaitu RT.10 karena adanya keberatan dari warga,” sambungnya 

Lurah Penengahan Irfan yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, usai acara pelantikan, menerima perwakilan pengunjuk rasa di ruang kerjanya.

Salah satu perwakilan warga, Ahmad Bahroddin (37), merupakan kandidat Ketua RT.10 yang bersaing dengan Yuli M petahana Ketua RT.10.

Di hadapan Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, Ahmad Bahroddin menunjukkan sejumlah alat bukti kecurangan Yuli M seperti daftar warga yang memilih dan hasil perolehan suara.

Usai pertemuan, Irfan Saputra mengatakan hasil perolehan suara pemilihan Ketua RT.10 Lingkungan II, Ahmad Bahroddin memperoleh 38 suara sementara Yuli M 41 suara, dan 2 suara dinyatakan batal, dengan jumlah mata pilih 81 KK.

Hasil pertemuan tersebut, kata Lurah, belum menghasilkan keputusan dan akan dibahas kembali pada Selasa, 4 Mei 2021.

“Kami khawatirnya kan ribut, kami sepakat dengan Babinsa/Bhabinkamtibmas, kami dudukkan dulu biar adem, kasihan juga RT-nya gak diterima warga juga, semakin tidak kondusif,” ujar Irfan.

Namun dia mengatakan pengaduan warga telah ditindaklanjuti dengan menonaktifkan sementara Ketua RT.10 Lingkungan II terpilih, Yuli M, yang baru dilantik.

“Bu Yuli hadir pada saat dilantik, dan dia tahu didemisionerkan. Kan di SK kalau ada kekeliruan bisa diperbaiki,” tuturnya.

Sementara Ahmad Bahroddin mengatakan Yuli M. terpilih karena diduga banyak kecurangan. 

Ahmad Bahroddin menduga salah satu mata pilih, terdaftar sebanyak dua kali, ditengarai sebagai saudara ipar Yuli M.

“Ada kesan Camat dan Lurah tidak merespon adanya keberatan dari pihak kami selaku kandidat yang mengikuti pemilihan RT ini adanya indikasi kecurangan,” tandasnya.(*/mlo)

Pos terkait