Diguyur Hujan, Ruas Jalan Nasional Terendam Banjir

  • Whatsapp

Medialampung.co.ud – Tingginya intensitas hujan yang melanda sebagian besar wilayah kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat Minggu (1/3)  mengakibatkan ruas jalan lintas nasional tepatnya di pusat oleh-oleh hasil bumi di Pekon Canggu, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 -60 Centimeter (CM).

Kondisi itu semakin di perburuk oleh sistem drainase yang tidak maksimal. Dampaknya, pengendara yang hendak melintas, terpaksa mengurangi laju kendaraan akibat genangan air yang cukup tinggi. Parahnya, meski sering dikeluhkan, namun hingga  kini belum ada penangan dari instansi terkait.

Bacaan Lainnya



“Genangan air akibat fungsi drainse yang kurang baik ini sudah sering terjadi, tapi sampai saat ini belum juga ada upaya dari pemerintah maupun instansi terkait. Kami harap ini segera menjadi perhatian karena jika dibiarkan akan membawa dampak buruk juga bagi kesehatan soalnya genangan air itu membawa tumpukan sampah,” ujar Dermawan salah seorang warga setempat.

Menurut dia, genangan air tersebut merupakan antrian air yang disebabkan oleh sumbatan pada drainase akibat ketinggian fisik yang kurang maksimal sehingga jika terjadi hujan terjadi penumpukan air di satu titik ditambah pembangunan sampah yang dibuang masyarakat. sehingag Semua itu membuat sistem drainase tidak berfungsi optimal.

“Ketinggian genangan air mencapai sekitar 50 CM, bahkan bisa sampai lutut kaki orang dewasa  sehingga sangat menggangu aktivitas kendaraan. Bahkan, hujan beberapa saat saja sudah tergenang jadi kalau dibiarkan akan merambat pada kerusakan jalan karena air terus menggerus bahu jalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Peratin Pekon Canggu Umardani, mengatakan, genangan air hujan di jalan penghubung ini sudah terjadi setiap memasuki musim penghujan, sehingga wajar jika warga sekitar dan pengguna jalan sudah berlangganan harus menerobos genangan banjir setiap kali musim hujan. Dan keluhan dari warga tersebut sebelumnya telah di koordinasikan dengan instansi terkait agar segera mendapat perhatian.

“Kewenangan penangananya kan ada di pusat, karena jalan ini jalan nasional, dan dalam waktu dekat akan kami koordinasikan supaya pemkab bisa membantu menindaklanjutinya ke instansi yang berkompten,” kata dia.(edi/mlo)



Pos terkait