Diguyur Hujan Semalam Suntuk, Jembatan Penghubung Dua Kampung Ambrol

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Kampung Bumi Rejo Kecamatan Baradatu mengharapkan agar Pemkab Waykanan dapat melakukan perbaikan terhadap satu-satunya jembatan penghubung antara Kampung mereka dengan  Kampung Gunung Katun  Kecamatan Baradatu, yang bahunya amblas tergerus air hujan selama semalam suntuk, Senin (19/4)

“Bahu jembatan yang ambrol itu terletak di dusun I Kampung Bumi Rejo Kecamatan Baradatu, dan kalau tidak segera diperbaiki dikhawatirkan justru jembatannya yang akan mengalami kerusakan, dana kalau jembatan itu rusak  maka hubungan kedua Kampung akan terganggu dan masyarakat terpaksa memutar puluhan kilu bila hendak mencapai Jalan Lintas Sumatera untuk menuju ke Pusat Pemerintahan Kabupaten,” ujar Wardi,  Kepala kampung Bumirejo, Kecamatan Baradatu. 

Bacaan Lainnya

“Saya sudah koordinasi dengan kepala dusun untuk mengantisipasi warga dan para pengguna jalan yang lewat, agar berhati-hati bila melewati jembatan tersebut agar tidak menimbulkan korban, sebab kalau tidak, pengguna jalan itu bisa terperosok, dan ini akan segera kami laporkan ke Pemkab Waykanan, bila mau diperbaiki melalui Dana Desa belum memungkinkan karena anggarannya sudah tergerus Covid-19,” imbuh Wardi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat bahwa tergerusnya bahu jembatan itu, diduga bukan dikarenakan buruknya pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan, melainkan murni karena faktor alam (derasnya air hujan *red).

Habibi, salah satu pengguna jalan/jembatan yang ditemui di lokasi, mengaku khawatir pada pengguna jalan lain jika tidak segera dilakukan perbaikan, karena jembatannya sangat dibutuhkan masyarakat .

“Jembatan ini kan selalu digunakan oleh masyarakat karena merupakan satu-satunya akses penghubung antara kampung Bumi Rejo dan kampung Gunung Katun, juga merupakan akses penting masyarakat yang akan menuju Blambangan Umpu, bukan tidak ada yang lain tetapi ini jalur yang terdekat,” terang Habibi.(wk1/mlo)


Pos terkait