Dinkes Lambar Lakukan Rapid Test, Enam Orang Reaktif Tapi Bukan Berarti Positif Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Enam orang dua diantaranya perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU), satu orang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lambar, satu orang pegawai Dinas Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (KBPP dan PA) Lambar dan satu orang pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pesisir Barat telah menjalani rapid test dan hasilnya menunjukkan reaktif. 

Namun, diagnosis hanya bisa ditegakkan dengan metode swab atau polymerase chain reaction (PCR). Hasil reaktif saat tes cepat, merupakan petunjuk awal bagi tim medis melakukan pemeriksaan antigen dengan menggunakan metode swab atau PCR, dan keenam orang tersebut telah dilakukan Swab. 

Bacaan Lainnya



Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Lambar Paijo, SKM, M. Kes., mengungkapkan, keenam orang tersebut, dua diantaranya perawat bersama suami dan satu orang anak Balita sebelumnya telah dilakukan Swab di RSUD Alimuddin Umar Rabu malam (20/5) setelah sebelumnya hasil Rapid Test dinyatakan reaktif. 

“Berawal dari kasus tersebut, maka kita lakukan rapid test terhadap para pegawai Diskominfo Lambar dan hasilnya negatif, namun ada satu orang lainnya yang diketahui reaktif sehingga kita lakukan Swab dan sudah dikirim ke Menggala, dan besok akan dilakukan Swab kedua untuk dikirim lagi ke Menggala, ”  ungkap Paijo. 

Ia juga membantah soal informasi yang beredar bahwa satu Bidang di Diskominfo Lambar positif Covid-19. Menurutnya informasi tersebut adalah Hoax. 

“Kalau dilakukan rapid test benar, tetapi kalau positif itu tidak, semua hasilnya negatif. Tetapi kita tetap mengimbau agar mereka melakukan isolasi mandiri dan menghindari kontak dengan orang luar,” tegas Paijo. (nop/mlo)



Pos terkait