Dinkes Pesbar Gelar Workshop Tata Kelola Mutu Puskesmas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), melaksanakan workshop tata kelola mutu Puskesmas, yang digelar di Aula Losmen Sunset Beach, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (26/10).

Hadir dalam kesempatan itu, Kadiskes Pesbar Tedi Zadmiko, S.Km, Kabid Pelayanan dan Sumberdaya Kesehatan, Arfi Julizar, S.Km., Narasumber dari surveior akreditasi Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan perwakilan dari masing-masing Puskesmas di kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Tedi Zadmiko, mengatakan, akreditasi Puskesmas di Kabupaten Pesbar telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, tapi dalam pelaksanaannya terdapat kendala dan permasalahan yang dihadapi.

“Tujuan akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan kesehatan,” kata dia.

Dijelaskannya, sampai sekarang belum ada bukti nyata bahwa akreditasi puskesmas mampu menjamin semua Puskesmas yang telah terakreditasi pasti memiliki kualitas yang lebih baik dari Puskesmas yang belum terakreditasi.

“Minimnya penelitian yang melihat peredaan Puskesmas terakreditasi dengan yang belum terakreditasi dari segi kualitas menunjukkan bahwa akreditasi belum bisa menjamin terhadap peningkatan mutu dan pelayanan Puskesmas,” jelasnya.

Lanjutnya, permasalahan dan kendala yang ditemui jangan menjadi penghalang, tapi bisa dijadikan sebagai motivasi, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini Puskesmas dituntut berinovasi demi meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas.

“Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, mutu pelayanan Puskesmas haru menjadi yang utama, dimana bisa kita lihat langsung dengan survey kepuasan mutu pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, standarisasi dalam pelayanan itu merupakan benda mati, sedang petugas pelayanan kesehatan yang benda hidup, karena jika standar pelayanan sudah sesuai namun petugas pelayanan tidak makan akan percuma.

“Sekarang peningkatan mutu itu kita mulai dari diri kita sendiri, baru ke lingkungan, karena itu saya minta semua petugas pelayan kesehatan agar bisa meningkatkan mutu pelayanan yang tentunya dibarengi dengan pemenuhan standarisasi pelayanan,” pungkasnya. (yogi/d1n/mlo)

Pos terkait