Dinkes Pesbar Tunggu Pengadaan APD

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Dinas Kesehtaan (Dinkes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), hingga kini belum dapat memastikan pelaksanaan pengadaan alat pelindung diri (APD) seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan dan posko perbatasan dalam mencegah masuknya Coronavirus Disease (Covid-19).

Pasalnya, kini Dinkes masih menunggu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), dimana masih dalam proses pembahasan dan belum dibahas di tingkat tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banang) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesbar.

Bacaan Lainnya


Kabid Yankes dan SDK Dinkes Pesbar, Arfi Julizar, S. Km., mendampingi Kadiskes setempat, Tedi Zadmiko, S. Km, S.H, M.M., mengaku pihaknya masih menunggu turunnya DPA terkait anggaran yang disiapkan dalam penanganan wabah Covid-19 di kabupaten setempat, salah satunya pengadaan APD tenaga kesehatan.

“Kita masih menunggu DPA turun, kita belum bisa memastikan berapa jumlah APD yang kita siapkan dalam pengadaan itu, kalau usulan sudah kita siapkan tapi bisa saja berubah karena menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” kata dia.

Dijelaskannya, berbagai jenis APD yang diusulkan itu agar segera disiapkan mulai dari pakaian pelindung, masker, pelindung mata, pelindung kaki, sarung tangan, pelindung kepala dan sejumlah APD lainnya.

“Sampai sekarang keberadaan APD di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas masih sangat minim, begitu juga dengan APD yang digunakan petugas yang berjaga di posko perbatasan,” jelasnya.

Menurutnya, dalam memenuhi kebutuhan APD tenaga kesehatan, sudah banyak masyarakat yang sukarela membantu menyiapkan APD tenaga kesehtaan  yang bertugas, meski APD yang digunakan belum sesuai dengan standar yang ada.

“Sebenarnya sudah banyak bantuan APD yang diterima dari masyarakat, tapi belum ada APD yang benar-benar memadai dan standard untuk pencegahan virus ini, jadi tetap kita gunakan dengan memperhatikan cara penggunaannya,” ujarnya. 

Pihaknya berharap pembahasan anggaran dapat segera selesai, dengan begitu pelaksanaan pengadaan APD dapat segera dilaksanakan sehingga kebutuhan APD tenaga kesehatan dapat terpenuhi.

“Kita berharap pengadaan APD itu bisa segera dilaksanakan, karena kita juga belum bisa memperkirakan berapa banyak APD yang akan disediakan nantinya, sekarang juga APD itu jadi salah satu kebutuhan yang mendesak,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)




Pos terkait