Dinkes Siapkan 100 Pcs Rapid Test

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), menyiapkan 100 Pcs Rapid Test yang telah disebar ke 11 Puskesmas dan satu rumah sakit di kabupaten setempat sebagai media untuk mengetahui apakah pasien dalam pengawasan (PDP) positif terjangkit Coronavirus Disease (Covid-19) atau tidak.

Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumberdaya Kesehatan, Arfi Julizar, S. Km., mendampingi Kadiskes Pesbar, Tedi Zadmiko, S. Km., mengatakan rapid test itu hanya digunakan jika ada PDP yang mengarah ke Suspect.

Bacaan Lainnya



“Sampai sekarang belum ada PDP di Kabupaten Pesbar, karena itu rapid test yang ada masih utuh dan belum kita gunakan, meski setiap hari dilakukan pemantauan dan pemeriksaan belum ada PDP yang dirawat,” kata dia.

Dijelaskannya, setiap hari petugas kesehatan melakukan pemeriksaan ke masyarakat yang baru tiba dari daerah terjangkit Covid-19 dan daerah lainnya, jika ada warga yang diperiksa mengalami gejala kelinis dan mengarah ke Covid-19 baru dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid test itu.

“Persediaan rapid test kita sangat terbatas, jadi tidak bisa digunakan jika tidak mendesak, kalau masih dalam status ODP kita hanya menyarankan agar melakukan isolasi mandiri dan rutin berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk melaporkan perkembangan,” jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan menggunakan Rapid Test itu idealnya warga yang berasal dari daerah terjangkit Covid-19 meski tidak ada gejala tetap diperiksa menggunakan Rapid Test, namun karena keterbatasan alat yang ada jadi hanya digunakan jika memang mendesak.

“Kita tidak bisa begitu saja menggunakan rapid test itu, dikhawatirkan ada masyarakat yang mengalami gejala kearah Covid-19 tapi kita tidak punya rapid test untuk melihat kondisinya,” terangnya.

Ditambahkannya, hingga kini belum ada penambahan rapid test dari anggaran Pemkab dan Provinsi, tapi pihaknya akan tetap menggunakan rapid test yang tersedia.

“Kita berharap ada tambahan rapid test, sehingga kita bisa lebih maksimal lagi dalam melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan terutama yang berasal dari daerah di pulau jawa yang pulang ke Pesbar,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait