Dinsos Assessment Danpak Banjir Luapan Way Besai di Kebuntebu

  • Whatsapp
Dandim 0422/LB Letkol CZI Benni Setiawan bersama tim gabungan saat meninjau lokasi bencana banjir di Kebuntebu

Medialampung.co.id – Pasca meluapnya Way Besai yang terjadi pada Selasa (31/12/2019) lalu yang mengakibatkan banjir di enam pekon di Kecamatan Kebuntebu. Hari ini, Rabu (1/1/2020), tampak menyisakan kerusakan di berbagai fasilitas umum seperti adanya jalan longsor, jembatan rusak, jebolnya parit-parit kolam ikan, sawah padi dan cekdam sereta masih tergenangnya jalur-laur lintasan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Way Besai tersebut.

Camat Kebuntebu Indrayani, M.Pd., menyebutkan, akibat bencana alam banjir tersebut, tim terpadu pemerintah, Uspika, Taruna Siaga Bencana (Tagana) pekon, aparat Polisi, TNI, bahkan Dandim 0422/LB Letkol CZI Benni Setiawan terjun langsung ke lapangan dihari yang sama, untuk memberikan motifasi kepada tim terpadu dalam melakukan upaya penangulangan bencana.

Bacaan Lainnya



“Setelah penangulangan dihari kejadian, tim terpadu bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana serta Dinas Sosial (Dinsos) kini tengah melakukan estimasi, inventirisasi kerusakan dan kerugian,” ungkapnya.

Indrayani, mengharapkan dilakukannya reaksi cepat dalam perbaikan atau penanganan dampak bencana tersebut agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktifitas seperti sediakala. Dan kepada satgas Tagana pekon untuk terus siap siaga, bahkan secepatnya menyebar luaskan kepada masyarakat ketika terjadi ancaman bencana atau kejadian, sehingga warga bisa melakukan langkah antisipasi.

“Saya imbau Tagana pekon dan aparat terkait di tingkat kecamatan, pekon dan pemangku untuk secepatnya menginformasikan jika ada hal-hal yang membahayakan seperti ancaman bencana alam, melalui pemberitahuan lewat masjid, maupun grup-grup media sosial (medsos),” ajaknya.

Kabid Bantuan Dan Rehabilitasi Sosial Rega Saputra, S.E., Mendampingi Kadis Sosial Raswan, S.H, M.M., menyebutkan setelah dilakukan survey bersama BPBD, saat ini tim tengah melakukan assessment terhadap kerugian dari dampak bencana banjir tersebut. Nanti setelah setelah diinventarisasi baru bisa dilakukan pendistribusian bantuan.(ius/mlo)



Pos terkait