Dinsos Lambar Mantapkan Peran Tagana

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), menggelar rapat koordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang ada di kabupaten setempat, dalam rangka memantapkan peran dan fungsi Tagana dalam penanganan kebencanaan yang terjadi. Rapat tersebut digelar di kantor Dinsos setempat, Senin (28/10), dipimpin oleh Kabid Bantuan Rehabilitasi Sosial Rega Saputra.

Rega mengungkapkan, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir Dinsos Lambar telah merekrut sekitar 120 orang anggota Tagana, kemudian sebanyak 34 Tagana yang direkut oleh pihak Pemprov. dengan adanya sumberdaya manusia (SDM) Tagana tersebut, maka pemerintah daerah berharap peran dan fungsi Tagana bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Bacaan Lainnya



“Peran dan fungsi Tagana dalam penanganan bencana alam di Lambar tentu sangat dibutuhkan, mereka adalah pelaku sosial berbasis masyarakat, yang menyebar di 15 kecamatan yang ada di Lambar, mereka juga sekaligus menjadi salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam penanganan kebencanaan bersama dengan pihak-pihak lainnya,” ungkap Rega, mendampingi Kepala Dinsos Lambar Raswan, SH.

Salah satu kegiatan perlindungan social korban bencana alam adalah mempersiapkan petugas dibidang shelter (pengungsian) sesuai tugas dan fungsinya yaitu melakukan penyelematan, memberikan rasa aman dan pelayanan selama di pengungsian bagi korban bencana alam di lokasi bencana.

“Dalam penanganannya, Dinas Sosial memiliki tenaga yang siap pakai yakni Tagana. Untuk itu dibutuhkan bimbingan dan pemantapan agar keberadaan Tagana semakin solid dalam operasi di lapangan. Dalam keadaan bencana, situasi cepat berubah, untuk itu Tagana juga harus memiliki sikap quick respon terhadap keadaan sekitarnya,” ujarnya.

Rapat tersebut juga merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan peran Tagana agar dapat bekerja dengan terkoordinasi, efektif dan efisien. Kemudian juga untuk meningkatkan kecakapan atau ketrampilan khusus yang dibutuhkan dalam penanggulangan bencana.

”Lambar ini merupakan daerah rawan bencana, tidak hanya bencana kebakaran pada saat musim kemarau melainkan potensi bencana lainnya saat memasuki musim hujan seperti banjir dan longsor, dan dengan memaksimalkan peran dan fungsi Tagana maka tentunya penanganan kebencanaan di Lambar diharapkan lebih maksimal,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait