Dinsos Lambar Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Argomulyo 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan Buffer Stock kepada korban kebakaran di Pemangku I, Pekon Argomulyo, Kecamatan Batuketulis yang terjadi pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15:30 WIB lalu.

Bantuan berupa beras, makanan instan, serta beberapa jenis bantuan lainnya itu diserahkan dinsos kepada pemerintah kecamatan setempat pada Selasa (29/9).

Bacaan Lainnya



Selanjutnya, oleh Camat Batuketulis Sutian, S.Pd, M.M, bantuan langsung disalurkan kepada korban yaitu Soni Sunandar (19) dan disaksikan oleh peratin setempat Harjan. 

Kabid Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Rega Saputra, mendampingi Kepala Dinsos Edy Yusuf, S.Sos, M.H, mengatakan, bantuan yang disampaikan ini, bersumber dari stok kesiapsiagaan bencana di Dinsos.

Bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena musibah. 

“Kita berharap bantuan tersebut bisa sedikit membantu meringankan beban dari keluarga yang terkena musibah,  dan kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena kita tidak tahu kapan musibah akan terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Sutian mengatakan warga diimbau agar dalam melakukan aktivitasnya di rumah maupun sebelum meninggalkan diminta waspada, Pasalnya kebakaran kebanyakan disebabkan oleh kelalaian masyarakat.

”Kami senantiasa mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan aktivitasnya baik di dalam rumah atau di luar rumah untuk mengecek sumber api, baik dari kompor, maupun benda-benda elektronik yang masih terpasang di colokan listrik,” ungkapnya.

Terkait musibah kebakaran yang terjadi di Pekon Argomulyo, kepada warganya, ia menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, kepada peratin dan jajaran, pihaknya pun berharap untuk meningkatkan pengawasan dan tindakan pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Seperti diketahui sebelumnya  kebakaran yang menghanguskan rumah milik Soni Sunandar wilayah itu terjadi pada Kamis (24/9) sekitar jam 15.30 WIB. Saat itu korban sedang pergi memperbaiki kincir listrik di aliran sungai yang letaknya berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban.

Setelah pulang dari memperbaiki kincir listrik rumah korban sudah terbakar dan diduga api berasal dari tungku memasak yang apinya belum padam, akibat kejadian kebakaran tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp25 juta.(edi/mlo)



Pos terkait