Dinsos Waykanan Siapkan Batuan Bagi Korban Bencana

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Bupati Waykanan Hi. Raden Adipati Surya, S.H, M.M., melalui Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten setempat telah melakukan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan bencana banjir dengan mempersiapkan beberapa bantuan yang akan dibutuhkan masyarakat.

”Di Waykanan ini kan ada delapan kecamatan terpeta sebagai daerah rawan bencana banjir, ada juga bahaya longsor maupun angin puting beliung. Karena itu, kami mempersiapkan berbagai bentuk bantuan khususnya berupa makanan siap saji dan peralatan lain yang kemungkinan dibutuhkan korban terdampak bencana, termasuk beras yang segera mungkin akan disalurkan kepada korban setelah ada penetapan tentang bencana itu sendiri,” ujar Bupati Waykanan, Hi. Raden Adipati Surya, S.H, M.M., melalui Kepala Dinas Sosial Pardi, S.H, M.M.

Bacaan Lainnya



Pardi juga berharap masyarakat yang setiap tahun terdampak banjir khususnya di daerah bantaran sungai besar di Waykanan, seperti Sungai (Way) Umpu, Way Besai, Way Giham serta Way Kanan agar sedini mungkin mempersiapkan diri atau bahkan pindah dari lokasi tersebut ke zona yang lebih aman sebelum terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Setiap terjadi banjir, kami selalu mengimbau masyarakat di bantaran sungai untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi. Demi keselamatan dan kenyamanan kehidupan mereka sendiri akan tetapi nyatanya memang masyarakat masih tetap berada di tempat itu sebagai pemerintah tentunya kami telah mempersiapkan bantuan walaupun yang namanya bantuan itu tentu tidak akan mencukupi kebutuhan,” jelasnya.

Terpisah Kepala Kampung Pakuanratu, Gunawan berharap BPBD Waykanan menempatkan personelnya dan peralatan evakuasi di Pakuanratu, sehingga ketika terjadi bencana, para personel tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, jadi bukan menunggu saat bencana terjadi.

“Seingat saya saat pembentukan anggota BPD itu dulu akan dibagi dalam 5 zona atau disesuaikan dengan daerah rawan bencana di mana? Di setiap daerah yang rawan bencana langsung ditempatkan personil daripada BPBD dengan perlengkapannya sehingga setiap waktu mereka dapat memberikan pertolongan pada korban akan tetapi saat ini terkadang terjadi bencana dulu baru personilnya datang sehingga sangat menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” pungkasnya. (wk1/mlo)



Pos terkait