Disbunnak Lambar Awasi Peredaran Produk Pangan Asal Hewan

  • Whatsapp
Foto Lusi/mlo

Medialampung.co.id – Menjelang hari raya idul fitri 1441 Hijriah dan di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Barat melaksanakan kegiatan pengawasan peredaran produk pangan asal hewan di wilayah Kabupaten Lambar, seperti halnya di Kecamatan Waytenong, Senin (18/5).

“Kegiatan pengawasan yang dilakukan merupakan bentuk tanggungjawab Pemerintah Lampung Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan kepada masyarakat untuk memastikan bahwa produk asal hewan yang beredar di masyarakat adalah produk yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) untuk masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si, Senin (18/5). 

Bacaan Lainnya



Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Pasar Senin Kelurahan Pajarbulan Kecamatan Way Tenong, kata Agustanto,  tidak ditemukan adanya daging oplosan sapi dengan celeng maupun daging sapi gelonggong sebagaimana yang beredar di daerah lain.

“Begitu juga dengan hasil pemeriksaan daging ayam tidak ada daging ayam Tiren (mati kemarin atau bangkai). Jadi daging yang dijual di Pasar Senin aman untuk dijual,” katanya. 

Masih kata Agustanto,  untuk harga daging sapi di daerah Way Tenong dan sekitarnya masih normal yaitu Rp120.000,-/Kg, tulang Rp.60.000,-/Kg, sedangkan harga karkas ayam broiler Rp35.000,-/Kg. 

“Selain memeriksa daging yang dijual di pasar, petugas juga melakukan pemeriksaan stok ternak sapi yang ada di pedang untuk memastikan ketersediaan daging menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H dan memastikan kondisi kesehatan ternak yang akan di potong dalam keadaan sehat dan layak untuk dikonsumsi,” pungkas dia. (lusi/mlo)



Pos terkait