Disbunnak-Mahasiswa KKN Lakukan Pengobatan Hewan Ternak Massal

  • Whatsapp
Tim paramedik melakukan pengobatan ke sejumlah hewan ternak, Kamis (30/1) - Foto Doc Disbunnak/Medialampung.co.id

Medialampung.co.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Barat bekerjasama dengan mahasiwa Universitas Lampung peserta kuliah kerja nyata (KKN) melakukan pengobatan massal hewan ternak peliharaan di Pekon Atarbawang Kecamatan Batuketulis, Kamis (30/1).

Kepala Disbunnak Agustanto Basmar S.P, M.Si., menjelaskan, pengobatan massal gratis yang dilakukan oleh tim paramedik hewan tersebut meliputi penanganan penyakit, pemberian vitamin, pemberian obat cacing dan pemberian vaksin.

Bacaan Lainnya



“Pengobatan massal hewan ternak kita lakukan untuk menurunkan jumlah penyakit seperti pada kambing, dan sapi. Agar efektif,  kami kerap turun langsung melakukan pemeriksaan dengan cara jemput bola,” terangnya.

Selain melakukan kunjungan dan pengobatan, pihaknya juga melakukan pendataan jumlah populasi hewan ternak di wilayah setempat.

Sistem kesehatan yang dilakukan ini terintegrasi menjadi kesehatan hewan nasional bertujuan untuk mengurangi penularan wabah penyakit hewan, terutama penyakit hewan strategis yang masih ada di Indonesia seperti rabies, antraks, flu burung, dan sebagainya.

“Total hewan yang kita tangani hari ini sebanyak 152 ekor kambing, dua ekor sapi dan dua ekor kelinci.  Kita akan selalu berupaya melayani peternak dan pecinta hewan kesayangan karena kami berharap hewan yang dimiliki lebih sehat sehingga produksi hewan ternak juga baik dan dapat memenuhi konsumsi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara, Peratin Atarbawang, Muksir mengucapkan rasa terima kasih kepada Disbunnak dan mahasiswa KKN Unila yang telah melakukan pengobatan massal ratusan hewan ternak di wilayah setempat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan perkembangan ternak sehingga terhindar dari penyakit  dan terjaga kelayakannya untuk di konsumsi masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan pekon khususnya para peternak,” kata Muksir .

Disamping itu, pihaknya menilai upaya jemput bola yang dilakukan oleh Disbunnak Lambar mendapat dukungan penuh dari masyarakat, hal itu terlihat dari besarnya antusias peternak yang mempersilahkan ternaknya untuk diberikan obat dan vitamin. (edi/mlo)



Pos terkait