Disdik Dukung Program Gubernur Demi Wujudkan Lampung Berjaya

  • Whatsapp
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar

Medialampung.co.id – Tahun 2020 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar mendukung visi misi Gubernur Arinal Djunaidi, yakni Rakyat Lampung Berjaya.

Sulpakar kepada medialampung.co.id mengatakan, pihaknya telah membuat beberapa inovasi kreativitas yang harus dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sampai tahun 2020 dalam rangka mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Bacaan Lainnya


Kemudian melaksanakan misi, sesuai janji kerja gubernur, membidangi pendidikan dan kebudayaan memiliki beberapa gagasan inovatif serta menciptakan kehidupan yang religius (agamis), seperti meluncurkan program Lampung Mengaji. 

Dalam program Lampung Mengaji, totalitas keseluruhan sekolah baik tingkat dasar maupun tingkat menengah sudah melaksanakan dengan menyesuaikan agamanya masing-masing. Itu selalu dilakukan 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai. 

“Kemudian meluncurkan muatan lokal, seperti memberikan pelajaran aksara lampung dari tingkat SMA maupun SMK. Untuk tingkat dasar kami sudah beroperasi dengan pemerintah Kabupaten,” kata dia.

Bekerja sama dengan Universitas Lampung (Unila) membuka program bahasa dan aksara Lampung di FKIP. 

“Alhamdulillah sudah dikeluarkan oleh kementerian pendidikan Republik Indonesia yang membidangi pendidikan tinggi, insya Allah tidak ada halangan pada 2021 sampai 2022 kita menerima mahasiswa baru menyesuaikan dengan kemampuan daripada kapasitas yang disiapkan Unila ini kita rancang bagaimana nanti untuk 2021 akan programkan Beasiswa bagi siswa bahasa Lampung, paling tidak kita ambil sedikit berdasarkan kemampuan fiskal APBD pemerintah provinsi Lampung,” terangnya 

Lanjutnya, telah membuka akses layanan pendidikan dengan membangun 11 unit  pada tahun 2020, seperti SMA di Kecamatan Naningan Tanggamus, kemudian SLB Pesisir Barat, sudah dilakukan, tinggal peresmian dan pembukaan penerimaan peserta didik baru.

“Artinya kita terus berjuang bagaimana daerah daerah yang tidak punya akses pendidikan agar lebih mudah untuk menjakau pendidikan,” tutupnya. (ion/mlo)




Pos terkait