Disdik Pesbar Pastikan Kegiatan MPLS Dilaksanakan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), memberikan izin kepada seluruh sekolah menengah pertama (SMP) di kabupaten setempat untuk melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk seluruh siswa baru.

Dalam melaksanakan MPLS itu, sekolah diberikan waktu paling lama selama tiga hari, dan pelaksanaan tatap muka hanya diberi waktu selama 3,5 jam dalam setiap kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Bacaan Lainnya



Plt. Kadisdikbud Pesbar Drs. Jon Edwar, M.Pd., mengatakan mulai besok pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan oleh seluruh sekolah SMP di Kabupaten Pesbar dan akan berlangsung hingga Rabu (15/7) mendatang.

“Dalam MPLS itu, pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan itu sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing, jika jumlah siswa sedikit mungkin bisa selesai dalam satu hari,” kata dia.

Dijelaskannya, pengenalan lingkungan sekolah tersebut tetap dilaksanakan karena adanya permintaan dari musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMP di kabupaten setempat, serta sejumlah pertimbangan sehingga kegiatan itu tetap harus dilaksanakan.

“Berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti guru dan siswa harus saling kenal, aplikasi yang akan digunakan siswa dalam melaksanakan KBM di rumah, guru juga harus tahu siswa yang akan diajar melalui online tersebut, serta sejumlah pertimbangan lainnya sehingga kita memberikan izinnya,” jelasnya.

Menurutnya, dalam melaksanakan pengenalan lingkungan sekolah itu, sekolah harus mempersiapkan semua sarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan menggunakan sabun, menyiapkan ruang kelas dengan jarak minimal satu meter, tidak memberikan kesempatan siswa untuk berkumpul.

“Guru dan siswa juga dalam pelaksanaan kegiatan itu harus menggunakan masker, bahkan sekolah wajib menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, dengan begitu siswa yang masuk suhu tubuhnya akan diperiksa satu-persatu,” terangnya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan KBM secara tatap muka di sekolah tidak dilaksanakan, melainkan akan dilaksanakan melalui rumah dengan pelajaran yang disampaikan guru melalui online.

“Status kita masih berada pada zona kuning, artinya belum diperbolehkan menggelar KBM secara langsung, jika status sudah berubah menjadi hijau maka kita akan mulai melaksanakan KBM secara langsung di sekolah,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait