Disdikbud Lambar akan Gelar Pentas Seni Budaya GSMS

  • Whatsapp
Kabid Kebudayaan Disdikbud Lambar Riadi Andrianto, S.H

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar berencana akan menggelar pentas seni budaya gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) di Gedung Olahraga (GOR) Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu Kecamatan Balikbukit pada Oktober mendatang.

“Kita akan lihat kondisi dan jika memungkinkan kita akan menyelenggarakan pentas seni budaya GSMS pada tanggal 7-9 Oktober mendatang,” ungkap Kabid Kebudayaan Riyadi Andrianto mendampingi Kepala Disdikbud Bulki, Rabu (8/9).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, guna menghindari kerumunan dan meminimalisir penyebaran Covid-19 maka untuk peserta kegiatan pentas seni budaya GSMS tersebut akan dibagi dalam beberapa kelompok. 

“Pesertanya berkisar 200-500 orang dan nanti akan dibagi kedalam beberapa kelompok, jadi tidak tampil sekaligus namun setiap harinya digilir per kelompok dan per sekolah,” imbuhnya seraya menambahkan, pentas seni budaya GSMS itu akan dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Lembaga Masyarakat Adat Lampung (LMAL), Sanggar Seni dan undangan lainnya

Lebih jauh Riyadi mengatakan, para seniman di Kabupaten Lambar yang tergabung dalam program GSMS hingga kini masih melakukan latihan dan memberikan pelajaran di sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes). 

“Program GSMS sudah mulai digelar Juni dan para seniman memberikan pelajaran ke sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta melihat situasi,” tegasnya

Ia menjelaskan, tahun ini sebanyak 30 orang seniman ditempatkan di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Lambar. Adapun sebanyak 30 sekolah yang akan terlibat program GSMS yaitu SDN Way Ngison (Batu Ketulis), SDN 2 Bakhu (Batu Ketulis), SDN Kubu Liku Jaya (Batu Ketulis), SDN 1 Cipta Mulya (Kebun Tebu), SDN Canggu (Batu Brak), SDN Kegeringan (Batu Brak), SDN 1 Gunung Terang ( Air Hitam), SDN Semarang Jaya (Air Hitam), SDN 3 Padang Cahya (Balik Bukit), SDN 1 Gunung Sugih (Balik Bukit), SDN 1 Padang Cahya (Balik Bukit), SDN Sedampah Indah (Balik Bukit), SDN 1 Sukarami (Balik Bukit), SDN 1 Karang Agung (Way Tenong), SDN 2 Fajar Bulan (Way Tenong), SDN 1 Pampangan (Sekincau), SDN 2 Sukapura (Sumber Jaya) serta SDN 1 Sindang Pagar (Sumber Jaya). 

Kemudian, SMPN 1 Way Tenong, SMPN 1 Sekincau, SMPN 2 Sekincau,. SMPN 3 Liwa, SMPN 1 Batu Ketulis, SMPN 3 Bandar Negeri Suoh dan SMPN 1 Bandar Negeri Suoh. Kemudian, untuk tingkat SMA/SMK yaitu SMAN 1 Sumberjaya, SMAN 1 Waytenong, SMAN 1 Liwa, SMAN 2 Liwa dan SMKN 1 Liwa. 

Lebih jauh dia mengatakan, program GSMS ini merupakan program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya. Selain itu juga untuk menjalin kerjasama yang bersinergi antara sekolah dengan para seniman, kemudian untuk menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan menguatkan karakter, yang pada gilirannya akan membentuk dan membangun sikap kreatif, apresiatif dan inovatif bagi anak didik.

“Tujuan lainnya yaitu meningkatkan ekosistem sekolah yang berbudaya dan melestarikan (melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan) nilai budaya dan objek pemajuan kebudayaan,” tutupnya. (lus/mlo)


Pos terkait