Disdikbud Lambar akan Gelar Seminar Nasional 

  • Whatsapp
Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Lambar Tati Sulastri, S.Sos, M.M

Medialampung.co.id – Zaman industri 4.0 yaitu zaman digitalisasi dan ditambah adanya Pandemi Covid-19 membuat E-Learning menjelma sebagai pondasi penting di dalam dunia pendidikan. Mengajar pasca pandemi mengharuskan para pendidik (termasuk didalamnya adalah guru, dosen, widyaiswara atau lainnya) menjadi lebih kreatif dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. 

Dengan memperhatikan hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lambar akan menggelar seminar nasional yang dibarengi dengan launching majalah guru hebat dan pembelajaran Mandiri (PM) Hebat yang akan dilaksanakan di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu pada Selasa (10/11) mendatang.

Bacaan Lainnya

Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Tati Sulastri, S.Sos, M.M mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki Basri, S.Pd, M.M mengungkapkan, seminar guru tersebut dilaksanakan dengan tujuan agar guru di Kabupaten Lambar tetap berkarya, tetap berinovasi dan tetap kreatif walaupun di masa Pandemi Covid-19. 

“Dalam rangka mendukung kabupaten literasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menerbitkan majalah guru hebat yang menjadi wadah inovasi, prestasi dan karya-karya para guru di Kabupaten Lambar yang akan launching bersamaan dengan seminar nasional, ” ujar Tati, Selasa (27/11)

Selain itu, kata Tati, juga akan dilakukan launching konten pembelajaran mandiri melalui Channel YouTube, dimana Disdikbud melalui Bidang Pembinaan dan Ketenagaan membuat Channel yang isinya konten pembelajaran mandiri yang menjadi salah satu alternatif pembelajaran di masa pandemi ini, melalui YouTube pembelajaran ini kapanpun dan dimanapun, para siswa bisa membuka link YouTube yang berisi pembelajaran tersebut. Sehingga membantu dan mempermudah para siswa untuk belajar.

Lebih jauh Tati menjelaskan, untuk seminar nasional dalam rangka hari guru nasional (HGN) itu pesertanya dari kalangan guru Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan jumlah peserta sekitar 800 orang.

Setiap peserta dikenakan biaya sebesar Rp250 ribu, dengan rincian baju batik Rp120.000, majalah Rp50.000, perlengkapan meliputi panggung, ambal, sound, kursi tamu dan peserta sebesar Rp10.000, serta konsumsi Rp30.000. 

Lalu, Seminar Kit yang berisi Hand Sanitizer, masker, dan Hand Bag Rp25.000, sertifikat Rp10.000 serta publikasi Rp5.000.

“Artinya ini dari peserta dan untuk peserta,” imbuhnya

Lanjut dia, adapun materi yang akan disampaikan pada seminar nasional itu, yakni materi Menjadi Guru Inovatif dan Kreatif di Masa Pandemi akan disampaikan oleh Bupati Lambar yang juga Ketua Ikatan Sarjana Pendidik Indonesia (ISPI) Kabupaten Lambar Hi. Parosil Mabsus, materi literasi ICT dalam pembelajaran Daring di Masa Pandemi yang akan disampaikan oleh Ir. Warsono, Ph.D dari Universitas Lampung, serta materi Aspek Pedagogik Pembelajaran Daring dalam kontek TPACK Guru Abad 21 akan disampaikan oleh Prof. Dr.H. Bujang Rahman, M.Si dari Universitas Lampung.

“Untuk pelaksanaan kegiatan launching majalah guru hebat dan Daring pembelajaran Mandiri (PM Hebat) sekaligus seminar nasional 2020 ini, kita akan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Apabila tidak memungkin untuk dibuat 1 sesi, maka pelaksanaan akan kita buat 2 sesi,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait